Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ratusan Dokter Gugur karena Covid-19, Kemenkes Menduga Terpapar dari Luar Rumah Sakit

Kementerian Kesehatan RI menduga, 100 tenaga medis tersebut tertular bukan hanya ketika merawat pasien, melainkan dari aktivitas di luar rumah sakit.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ratusan Dokter Gugur karena  Covid-19, Kemenkes Menduga Terpapar dari Luar Rumah Sakit
World of Buzz
Ilustrasi dokter sedang bertugas saat pandemi covid-19 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat hingga Senin (31/8/2020) lalu, ada 100 dokter gugur terpapar Covid-19.

Kementerian Kesehatan RI menduga, 100 tenaga medis tersebut tertular bukan hanya ketika merawat pasien, melainkan dari aktivitas di luar rumah sakit.

Hal itu diungkap, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit , Achmad Yurianto dalam Webinar '6 Bulan Covid-19 di Indonesia, Kapan Berakhirnya?', Kamis (3/9/2020).

"Kami menganalisa objektif masalahnya di mana, ternyata banyak juga tertularnya bukan hanya karena kapasitas pekerjaan, profesinya (sebagai dokter, perawat atau tenaga medis lain), karena fungsi sosialnya bagaimana pun juga, tenaga kesehatan juga manusia biasa yang menjalankan aktivitas sosial," tutur dia.

Baca: Imunisasi Anak Boleh Tetap Dilakukan Saat Pandemi, Achmad Yurianto Jelaskan Bagaimana Mekanismenya

Baca: KawalCovid-19: Indonesia Masih di Tahap Awal Pandemi

Baca: Pakar Epidemiologi UI Prediksi Kasus Covid-19 di Indonesia Masih Akan Naik Hingga 2021

herd immunity mungkin tidak akan bisa tercapai karena antibodi dalam beberapa pasien Covid-19 yang sudah sembuh hanya bertahan selama beberapa minggu
herd immunity mungkin tidak akan bisa tercapai karena antibodi dalam beberapa pasien Covid-19 yang sudah sembuh hanya bertahan selama beberapa minggu (Freepik)

Yurianto mewakili pemerintah mengungkapkan turut berduka atas gugurnya ratusan Dokter maupun tenaga kesehatan dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Kami menyadari tenaga kesehatan banyak yang gugur. Kami berduka, kami sedih, dan kami merasakan kehilangan besar," ujar mantan Jubir Covid-19 ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Ke depan ia mengingatkan, agar tenaga kesehatan wajib menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan pada diri sendiri.

"Tenaga kesehatan wajib mencegah agar dirinya tidak sakit. Bukan hanya menempatkan diri untuk merawat tapi juga harus menjaga kesehatan," jelas Yurianto.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas