Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

PMI Siap Bantu Pemerintah Distribusikan Vaksin Covid-19 Untuk Masyarakat

Palang Merah Indonesia menyatakan kesiapan untuk membantu pemerintah mendistribusikan vaksin Covid-19 bagi masyarakat jika nanti telah tersedia.

PMI Siap Bantu Pemerintah Distribusikan Vaksin Covid-19 Untuk Masyarakat
Tribunnews/Larasati Dyah Utami
Sekjen PMI, Sudirman Said dalam konferensi pers virtual, Rabu (10/21/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Palang Merah Indonesia menyatakan kesiapan untuk membantu pemerintah mendistribusikan vaksin Covid-19 bagi masyarakat jika nanti telah tersedia.

Sekjen PMI Sudirman Said membenarkan pembahasan soal pendistribusian vaksin memang telah dilakukan oleh Ketua PMI, Jusuf Kalla dan Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Luhut Binsar Panjaitan beberapa waktu lalu

“Kira-kira 2 pekan lalu pak Luhut meninjau operasi penanganan covid-19 di markas pusat PMI dan memberangkatkan tim penyemprotan disinfektan,” katanya dalam konferensi pers virtual, Rabu (10/21/2020).

Pada pertemuan itu, Sudirman mengatakan PMI dipilih karena memiliki jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia hingga tingkat kabupaten/kota.

PMI juga memiliki 256 Unit Donor Darah (UDD) di seluruh Indonesia.

Nantinya di dalam UDD akan disediakan ahli yang secara teknis dilatih untuk menjadi petugas yang mampu melakukan vaksinasi.

Saat itu, Luhut secara khusus meminta PMI bersiap kalau nanti vaksin datang dan memerlukan dukungan dalam proses vaksinasi masyarakat.

“Kami harapkan tim kita di UDD membantu pemerintah menjalankan vaksinasi dan kita memang membayangkan untuk operasional yang sangat kolosal,” ujarnya.

Baca juga: PMI Minta Penegakan Disiplin Protokol Covid-19 Dibarengi Sanksi

“Kita belum tau berapa vaksin yang akan tersedia, tapi prinsipnya PMI jika ditugasi pemerintah siap untuk membantu operasi vaksinasi,” ujarnya.

Diterangkan Sekjen PMI tersebut, vaksinasi mulanya akan dilakukan pada petugas yang berada di garda terdepan penanganan covid-19, seperti petugas kesehatan, petugas keamanan penanganan covid-19, dan orang-orang yang rentan terhadap penularan.

PMI mengaku berhati-hati mengungkapkan kapan sekiranya rencana pendistribusian itu dapat dilakukan, karena hingga saat ini baik WHO maupun pemerintah pun belum mengetahui kesimpulan kapan vaksin tersedia.

“Karena ini urusan kesehatan manusia, jangan sampai ini menimbulkan masalah. Artinya sampai betul-betul para ahli menyatakan ini siap dilaksanakan. Sekarang ini kelihatannya belum, kita akan mencermati dengan seksama,” ujarnya.

Ikuti kami di
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas