Tribun

Virus Corona

Anda Isolasi Mandiri di Rumah? Perhatikan Gejala Covid-19 Ini, Jika Memburuk Segera ke Rumah Sakit

Anda terinfeksi Covid-19 dan harus melakukan isolasi mandiri di rumah? Tetap pantau gejala-gejala pada tubuh, ini hal yang harus diwaspadai.

Editor: Anita K Wardhani
Anda Isolasi Mandiri di Rumah? Perhatikan Gejala Covid-19 Ini, Jika Memburuk Segera ke Rumah Sakit
Pixabay/Tumisu
Ilustrasi pasien isolasi mandiri 

TRIBUNNEWS.COM - Anda terinfeksi Covid-19 dan harus melakukan isolasi mandiri di rumah? Tetap pantau gejala-gejala pada tubuh, ini hal yang harus diwaspadai.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Primaya Hospital Bekasi Utara, dr M Irfan SpPD menjelaskan bahwa memang isolasi mandiri diperuntukkan bagi pasien-pasien yang tanpa gejala (OTG) atau pun dengan gejala yang ringan.

Sementara, untuk pasien-pasien yang batuk terus-menerus atau mengalami demam 38 derajat Celcius lebih dari itu, tidak dianjurkan untuk isolasi mandiri karena harus mendapatkan pemantauan dari tenaga medis.

Nah, dikarenakan isolasi mandiri umumnya adalah OTG atau bergejala ringan, Irfan menegaskan bahwa ada beberapa gejala yang memang harus diwaspadai pasien saat melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Gejala yang harus diwaspadai bila kita isolasi mandiri, kalau sudah demam lebih dari 38 (derajat celcius) kita itu harus segera ke rumah sakit," kata Irfan dikutip artikel Kompas.com, Rabu (3/1/2021).
berjudul "Gejala yang Harus Diwaspadai Saat Melakukan Isolasi Mandiri di Rumah",

Selain demam di atas 38 derajat Celcius, maka Anda sebagai pasien Covid-19 yang isolasi mandiri di rumah juga harus memperhatikan gejala-gejala lain yang Anda derita.

Petugas keamanan mengenakan masker, pelindung wajah, dan memegang alat pengukur suhu tubuh saat simulasi penerapan protokol kesehatan mencegah Covid-19, di Pasar Baru Trade Center, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Kamis (4/6/2020). Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung masih akan meneruskan pemantauan dan melakukan pembahasan terkait dibukanya atau beroperasinya kembali Pasar Baru Trade Center di saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Poporsional. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)
Petugas keamanan mengenakan masker, pelindung wajah, dan memegang alat pengukur suhu tubuh saat simulasi penerapan protokol kesehatan mencegah Covid-19, di Pasar Baru Trade Center, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Kamis (4/6/2020). Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung masih akan meneruskan pemantauan dan melakukan pembahasan terkait dibukanya atau beroperasinya kembali Pasar Baru Trade Center di saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Poporsional. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) (TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Misalnya Anda merasakan sakit yang memburuk dari gejala-gejala yang Anda rasakan sebelumnya, entah itu sakit tenggorokan, batuk, pilek dan lainnya.

Berikutnya, Anda diminta untuk mewaspadai juga gejala sesak napas seperti napas terasa pendek dan semakin berat.

"Pokoknya apa yang kita rasakan itu berbeda dari hari-hari sebelumnya. Fit (sehat) di awal-awal bisa saja memang tanpa gejala tapi di perkembangan berikutnya gejalanya semakin memberat," kata dia.

"Nah kalau gejala yang dirasakan tidak seperti biasa dan memberat, kita harus langsung ke rumah sakit rujukan (khusus Covid-19)," lanjutnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di

Wiki Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas