Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Beri Penjelasan soal Vaksin Nusantara, Ahli Kesehatan: Sebaiknya Tidak Diklaim dalam Waktu Dekat

Dokter Tonang Dwi Ardyanto memberikan tanggapannya mengenai Vaksin Nusantara untuk Covid-19 yang ramai diperbincangkan.

Beri Penjelasan soal Vaksin Nusantara, Ahli Kesehatan: Sebaiknya Tidak Diklaim dalam Waktu Dekat
Tribunnews/Herudin
Ilustrasi Vaksin Covid-19 

"Bahkan vaksin Covid yang sudah melalui uji klinis dan sekarang dipakai pun, semua masih dalam koriodor uji saking memang tetap harus hati-hati mengingat impact dan outcome yang diharapkan."

"Jadi bahkan yang sudah uji klinik pada puluhan ribu subyek di fase 1, 2 dan sebagian dari periode fase 3 sekalipun, tetap masih harus dibuktikan efektivitasnya ketika digunakan di masyarakat," ungkap Tonang.

Baca juga: Vaksin Nusantara, Hasil Kerjasama Kemenkes dengan RSUP dr Kariadi dan Undip, Berikut Kelebihannya

Tanggapan IDI

Sementara itu Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban memberi apresiasi atas inovasi baru dalam memecahkan masalah pandemi virus corona di Indonesia.

Namun, ada beberapa catatan yang diberikan.

Pertama, Zubairi belum melihat adanya keterbukaan data terkait Vaksin Nusantara.

Dilansir Kompas.com, sampai saat ini ia belum menemukan publikasi data di jurnal ilmiah terkait vaksin tersebut, meski akan memasuki uji klinis tahap 2.

"Kalau ada penelitian-penelitian baru, saya mendukung dan tertarik banget. Namun sebagai dokter, kita harus bicaranya terbuka mengenai data ilmiahnya," kata Zubairi kepada Kompas.com, Jumat (19/2/2021).

"Sel dendritik ini kan sejak beberapa tahun lalu sudah dipikirkan untuk mengatasi kanker. Namun mengatasi penyakit infeksi saya baru denger sekarang. Jadi ini memang hal yang menarik," sambungnya.

Baca juga: Ibu Hamil Boleh Divaksin Covid-19? Begini Kata Kemenkes

Zubairi mengungkapkan, vaksin tersebut berpotensi mengharumkan nama Indonesia jika benar-benar berhasil.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas