Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Ahli: Perlu Genjot Testing Covid-19 untuk Putuskan Kebijakan Mudik hingga Sekolah Tatap Muka

Juru bicara Satgas Covid-19 RS UNS Surakarta, dr Tonang Dwi Ardyanto, menilai pemerintah perlu menggenjot testing Covid-19.

Ahli: Perlu Genjot Testing Covid-19 untuk Putuskan Kebijakan Mudik hingga Sekolah Tatap Muka
Tribunnews/Irwan Rismawan
Warga melakukan tes PCR di GSI Lab Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (23/2/2021). | Juru bicara Satgas Covid-19 RS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dr Tonang Dwi Ardyanto, menilai pemerintah perlu menggenjot testing Covid-19 sebagai pijakan membuat keputusan. 

TRIBUNNEWS.COM - Juru bicara Satgas Covid-19 RS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dr Tonang Dwi Ardyanto, menilai pemerintah perlu menggenjot testing Covid-19 sebagai pijakan membuat keputusan.

Keputusan itu seperti terkait mudik Lebaran 2021 hingga pembelajaran tatap muka di sekolah.

Menyoroti lonjakan kasus Covid-19 di Brazil dan India, Tonang menyebut hal itu terjadi karena testing masif yang dilakukan di negara tersebut.

Tonang mengungkapkan, pada 26 Maret 2021 lalu Brazil melaporkan 100.158 kasus baru dalam 24 jam saja.

"Ini mengejutkan karena sebelumnya, sempat melandai perkembangannya di Brazil," ungkap Tonang, Rabu (7/4/2021), dikonfirmasi Tribunnews.com.

Baca juga: Maruf Amin Ingin MUI di Daerah Pakai Vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk Sukseskan Program Vaksinasi

Baca juga: 62 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Terancam Harus Dibuang Jika Terbukti Terkontaminasi

Disusul India, 5 April 2021, melaporkan 103.558 kasus baru dalam sehari.

"Di India, ini berarti melebihi puncak sebelumnya sebanyak 97.894 kasus baru dalam sehari di akhir September 2020," ujarnya.

Diketahui Brazil berpenduduk 213,7 juta dan total kasusnya sudah mencapai 13 juta.

Jumlah kematian 333 ribu dengan total tes 133.827 per 1 juta penduduk.

Sementara itu India berpenduduk 1,39 M dengan total kasus 12,7 juta.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas