Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pakai Alat Bekas Saat Layani Rapid Tes Antigen Corona, 6 Karyawan PT Kimia Farma Ditangkap

6 orang karyawan PT Kimia Farma ditangkap pihak kepolisian karena menggunakan alat bekas saat melayani rapid tes antigen di Bandara Kualanamu, Sumut

Pakai Alat Bekas Saat Layani Rapid Tes Antigen Corona, 6 Karyawan PT Kimia Farma Ditangkap
Tangkap Layar KompasTV
6 orang karyawan tersebut tengah diperiksa di Mapolda Sumatera Utara, yakni 4 petugas Kimia Farma di bandara dan 2 pegawai Kimia Farma di Kota Medan 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah karyawan PT Kimia Farma ditangkap pihak kepolisian Selasa (27/4/2021) karena menggunakan alat bekas saat melayani rapid tes antigen di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

Dikutip dari tayangan Kompas Siang, Kompas Tv pada Kamis (29/4/2021), saat ini, 6 orang karyawan tersebut tengah diperiksa di Mapolda Sumatera Utara.

Mereka di antaranya, 4 petugas Kimia Farma di bandara dan 2 pegawai Kimia Farma di Kota Medan.

Pihak Kimia Farma mengaku tidak akan mentoleri penggunaan alat berulang atau dalam kata lain bekas pakai dalam rapid tes antigen.

Dirut PT Kimia Farma Diagnostik, Adil Fadilah Bulqini mengatakan akan mendukung penuh proses pemeriksaan dan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian terkait dugaan penggunakan bahan medis bekas pakai secara ulang oleh karyawannya.

Baca juga: Kementerian BUMN Diminta Kawal Evaluasi Kimia Farma Terkait Rapid Test Bekas

Baca juga: Kasus Rapid Antigen Bekas di Bandara Kualanamu, Politikus Demokrat: Sungguh Menjijikkan

"Kami mendukung dan mensuport penuh proses pemeriksaan dan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian."

"Terkait dugaan penggunakan bahan medis bekas pakai secara ulang," kata Adil Fadilah.

Adil Fadilah menegaskan, pemakaian bahan maupun alat secara berulang tidak dibenarkan dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) PT Kimia Farma.

"Pemakain ulang dari bahan habis pakai itu tidak tercantum dalam SOP atau sangat bertentangan dari SOP kami," ujar Adil Fadilah.

Pihak PT Kimia Farma akan menindak tegas kepada 6 karyawanya jika terbuti melakukan perbuatan tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Galuh Widya Wardani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas