Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Singapura Bidik Vaksinasi untuk Usia di Bawah 16 Tahun Pasca Temuan Kasus Covid-19 Pada Anak-anak

Singapura berencana melakukan vaksinasi terhadap anak-anak berusia di bawah 16 tahun, setelah terjadi peningkatan kasus corona dikalangan anak.

Singapura Bidik Vaksinasi untuk Usia di Bawah 16 Tahun Pasca Temuan Kasus Covid-19 Pada Anak-anak
Freepik
ilustrasi vaksin. Singapura Bidik Vaksinasi untuk Usia di Bawah 16 Tahun Pasca Temuan Kasus Covid-19 Pada Anak-anak 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA - Singapura berencana melakukan vaksinasi terhadap anak-anak berusia di bawah 16 tahun, setelah terjadi peningkatan kasus infeksi virus corona (Covid-19) baru-baru ini di kalangan siswa di negara pulau itu.

Pernyataan tersebut pun telah disampaikan Menteri Pendidikan Singapura Chan Chun Sing.

Baca juga: Singapura Berlakukan Lockdown Mulai Besok hingga 13 Juni 2021

Baca juga: Ditemukan Kluster Baru Covid-19, Singapura Tutup Terminal 3 Basement 2 Bandara Changi

"Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan saat ini sedang menyusun rencana untuk melakukan vaksinasi pada siswa kami. Setelah persetujuan penggunaan diberikan, kami akan meluncurkan vaksinasi untuk mereka yang berusia di bawah 16 tahun," tulis Chan di laman Facebook miliknya.

Dikutip dari laman The Star, Senin (17/5/2021), Kementerian Pendidikan negara itu pun memerintahkan tujuh sekolah dasar untuk melakukan sistem pembelajaran di rumah selama sisa masa akademik mereka.

Kerumunan warga berbelanja di salah satu supermarket di Singapura.(Salientlife93/Reddit)
Kerumunan warga berbelanja di salah satu supermarket di Singapura.(Salientlife93/Reddit) (Salientlife93/Reddit/coconuts.co)

Sebelumnya, setidaknya 10 anak telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 dalam sepekan terakhir, semuanya terkait dengan pusat pembelajaran.

Perlu diketahui, negara di kawasan Asia Tenggara itu pada hari Minggu kemarin telah kembali mengalami masa penguncian (lockdown) yang terakhir diberlakukan pada setahun yang lalu.

Pemerintah negara itu pun melarang dilakukannya sejumlah kegiatan karena meningkatnya jumlah kasus infeksi yang tidak dapat dilacak.

Singapura pernah menjadi salah satu 'kisah sukses' dunia dalam mengatasi Covid-19.

Namun, selama sepekan terakhir, kasus infeksi Covid-19 negara pulau itu terus mengalami peningkatan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas