Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Pasien Covid-19 Gejala Ringan dari Wisma Atlet akan Dipindahkan ke Rusun Nagrak dan Pasar Rumput

Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di DKI Jakarta berdampak pada penuhnya tempat isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Jakarta.

Pasien Covid-19 Gejala Ringan dari Wisma Atlet akan Dipindahkan ke Rusun Nagrak dan Pasar Rumput
Warta Kota/Henry Lopulalan
Petugas mempersiapkan ruangan rawat inap Pasien Covid-19 di Tower 8 Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (15/6/2021). Tower 8 RSD Wisma Atlet Kemayoran dapat menampung 1.569 pasien Covif-19 dan dapat juga dipakai untuk ruang Isolasi Mandiri pasien tanpa gejala. Hal ini untuk persiapan bila ada meningkatnya pasien Covid 19 usai liburan lebaran (mudik). *Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di DKI Jakarta berdampak pada penuhnya tempat isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Jakarta.

Padahal, pemerintah telah menambah jumlah tempat tidur di RSDC dari 5.994 tempat tidur menjadi 7000-an. 

"Kemudian karena kasus konfirmasinya masih naik terus. Itu pun juga semakin hari semakin penuh," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Jumat, (25/6/2021).

Oleh karena itu pemerintah menambah dua tempat isolasi baru untuk menampung pasien Covid-19 di DKI Jakarta. Diantaranya yakni di Rusun Nagrak, Jakarta Utara  dan Rusun Pasar Rumput Jakarta Selatan.

Budi mengatakan kapasitas Rusun Nagrak yang disiapkan yakni 4 ribu tempat tidur yang ada di empat tower. Untuk tahap awal yang disiapkan pemerintah 2 ribu tempat tidur terlebih dahulu.

Sementara itu untuk Rusun Pasar Rumput sekitar 3 ribu tempat tidur disiapkan untuk menjadi tempat isolasi.

Baca juga: Wisma Isolasi Pasien Covid-19 di Graha TMII Sudah Penuh, di Ragunan Masih Kosong 16 Kamar

"Jadi ada 7.000 tempat tidur isolasi tambahan atau dua kali lipat lebih banyak dari sebelumnya yang ada di wisma atlet," katanya.

Pemerintah kata Budi berencana memindahkan pasien dengan gejala ringan yang sebelumnya dirawat di RSDC Wisma Atlet ke dua Rusun tersebut. Sehingga, RSDC Wisma Atlet dioptimalkan untuk menangani pasien Covid-19 dengan gejala sedang.

"Sedangkan yang kondisi berat tetap kita arahkan ke Rumah Sakit. Dan kita akan memastikan disiplin pengisian ini bisa dijaga," pungkasnya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas