Tribun

Virus Corona

Charles Honoris: Gandeng Tokoh Agama dan Rumah Ibadah Sangat Efektif Percepat Vaksinasi Covid-19

Charles meyakini bahwa suara tokoh agama, sebagai acuan masyarakat, akan didengar oleh seluruh umat.

Penulis: Lusius Genik Ndau Lendong
Editor: Johnson Simanjuntak
Charles Honoris: Gandeng Tokoh Agama dan Rumah Ibadah Sangat Efektif Percepat Vaksinasi Covid-19
WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Menteri Kesehatan Budi Gunadi yang di dampingi Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris, komisaris dan direktur Lippo meninjau pemberian vaksin buat lansia dilaksanakan di Lippo Mall Puri, Kembangan Jakarta Barat, Selasa(9/3/2021). Lippo Mall Puri menyiapkan area yang mampu melayani 500 peserta vaksin dan akan ditingkatkan menjadi 1.000 peserta vaksin per hari sesuai kuota dari Kemenkes. Dalam pelaksanaannya dilakukan dengan dukungan tenaga kesehatan yang disiapkan oleh Siloam Hospitals Group. Setiap harinya layanan vaksin lansia beroperasi pada hari Senin hingga Sabtu, mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB selama tiga bulan ke depan dan dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan. Layanan vaksinasi di Lippo Mall Puri akan memprioritaskan masyarakat yang memiliki KTP DKI Jakarta untuk membantu percepatan program vaksinasi khususnya di wilayah Jakarta Barat dan juga wilayah DKI Jakarta. Warta Kota/henry Lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menyebut menggandeng para tokoh agama dan rumah-rumah ibadah sangat efektif mempercepat program vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat. 

Charles meyakini bahwa suara tokoh agama, sebagai acuan masyarakat, akan didengar oleh seluruh umat.

Termasuk bila si tokoh agama tersebut menyerukan agar umat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Demikian disampaikan Charles saat meninjau vaksinasi Covid-19 massal di Pure Candra Prabha Jelambar, Jakarta, Senin (5/7/2021).

"Salah satu tokoh yang jadi acuan dari masyarakat adalah tokoh agama. Oleh karena itu menggandeng tokoh-tokoh agama dan tempat-tempat ibadah untuk melakukan vaksinasi, pasti sangat efektif," ujar Charles.

Charles mengungkapkan, saat ini masih ada kelompok masyarakat yang masih menolak untuk divaksin Covid-19 dengan berbagai alasan. 

Diharapkan, para tokoh agama dapat membujuk orang-orang ini untuk menerima suntik vaksin.

"Masih ada porsi yang tidak kecil, yang masih belum mau divaksin dengan berbagai macam alasan. Ada yang karena takut, ada juga yang termakan berita-berita hoaks yang tersebar di media sosial kita. Kembali lagi, menggandeng tokoh-tokoh agama dan tempat-tempat ibadah itu bisa efektif," ujar Charles.

Baca juga: Ruang IGD RSUD Majalengka Ditutup Setelah Puluhan Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19

Selain itu, Charles memastikan bahwa menggandeng para tokoh agama dan rumah-rumah ibadah adalah keputusan tepat untuk mempercepat vaksinasi bagi masyarakat.

Sebagai contoh yakni Walikota Manado Andrei Angouw. 

Andrei, kata Charles, menggandeng gereja-gereja untuk mempercepat proses vaksinasi Covid-19.

"Kebetulan sahabat saya Walikota Manado mempercepat program vaksinasi dengan mendatangi gereja-gereja."

"Jadi ketika mereka ibadah setiap hari Minggu, mereka mengadakan vaksinasi, khususnya fokus ke kaum lansia. Istilahnya jemput bola dengan mengunjungi tempat-tempat ibadah," sambung Charles.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas