Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

TKA Diizinkan Masuk ke Indonesia Saat Banyak PHK, Politikus PKS Nilai Pemerintah Aneh bin Ajaib

Covid-19 membuat banyak orang di PHK, pengangguran meningkat namun TKA terus berdatangan

TKA Diizinkan Masuk ke Indonesia Saat Banyak PHK, Politikus PKS Nilai Pemerintah Aneh bin Ajaib
Istimewa
Anggota Komisi I DPR RI fraksi PKS, Sukamta 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPR RI Fraksi PKS Sukamta menyebut, terjadi anomali ketika pemerintah Indonesia terus memberikan izin kepada Tenaga Kerja Asing (TKA) di tengah meledaknya Covid-19 dan terus bertambahnya jumlah pengangguran akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Hal itu disampaikan Sukamta, menanggapi beredarnya informasi mengenai kembali datangnya tenaga kerja asing (TKA) asal China di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, beberapa hari lalu.

Padahal pemerintah baru saja menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa Bali.

"Pemerintah anomali, aneh bin ajaib. Berulang kali terjadi orang-orang asing dari luar negeri dan TKA bisa masuk ke Indonesia ketika pembatasan kedatangan dari luar negeri diberlakukan.

Padahal pembatasan dilakukan untuk mencegah masuknya virus Covid-19 varian baru dari luar negeri.

Baca juga: Luhut: 90 Persen Covid-19 di Jakarta Varian Delta

Akibatnya kasus Covid-19 meledak, varian baru masuk," kata Sukamta kepada wartawan, Selasa (6/7/2021).

Sukamta menyebut, pemerintah berdalih TKA tetap bisa masuk ke Indonesia ketika Covid-19, jika sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) untuk ditempatkan bekerja di proyek strategis nasional.

Pada sisi lain, kedatangan TKA menjadi sebuah ironi.

Covid-19 membuat banyak orang di PHK, pengangguran meningkat namun TKA terus berdatangan.

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas