Tocilizumab, Obat Interleukin-6 Diyakini Dapat Menangani Badai Sitokin pada Penderita Covid-19
Tocilizumab disebut bermanfaat pada pasien Covid-19 yang mengalami kondisi badai sitokin.
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
Setelah menerima Tocilizumab, ada peningkatan perbaikan gejala yang signifikan, dan pasien berhasil sembuh, meskipun dosis berulang Tocilizumab diperlukan untuk perbaikan gejala ini.
Tocilizumab telah terbukti bermanfaat dalam badai sitokin terkait Covid-19 dan dianggap layak dipertimbangkan penggunaannya pada pasien yang mengalami sakit kritis.
Namun, anda harus memperhatikan setiap penggunaan dosis Tocilizumab.
Karena IL-6 dikenal sebagai imunomodulator yang kuat dan saat diblokir dengan agen seperti Tocilizumab, dapat menyebabkan immunocompromised yang signifikan.
Immunocompromised adalah istilah umum yang digunakan untuk mencerminkan fakta bahwa sistem kekebalan seseorang tidak sekuat dan seimbang seperti seharusnya.
Mereka yang mengalami immunicompromised, tidak dapat menghentikan invasi dan kolonisasi benda asing, termasuk virus yang menyebabkan Covid-19, yakni SARS-CoV-2.
Hal ini dapat menyebabkan pasien rentan terhadap infeksi, terutama di unit perawatan intensif.
Selain itu, ditemukan pula bahwa penurunan IL-6 terlalu dini dalam perjalanan infeksi dapat menyebabkan peningkatan periode replikasi virus yang menyebabkan peningkatan risiko kematian.
Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan Covid-19 sebagai pandemi pada Maret 2020.
Sejak saat itu, perlombaan untuk menerapkan pedoman pengobatan dan vaksinasi telah mendorong penelitian bagi komunitas medis secara global.
Beberapa perawatan memang telah menunjukkan hasil yang menjanjikan bagi pasien, namun masih belum ada algoritme manajemen yang disetujui untuk infeksi Covid-19.
Saat itu studi Tocilizumab juga dinilai kurang dan uji klinis yang mengevaluasi keamanan dan efektivitasnya pun sangat dibutuhkan.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.