Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Ini Kegunaan Plasma Konvalesen untuk Terapi Penyembuhan Pasien Covid-19

Terapi plasma konvalesen menjadi salah satu cara pengobatan pasien Covid-19. Berikut ini kegunaan plasma konvalesen.

Ini Kegunaan Plasma Konvalesen untuk Terapi Penyembuhan Pasien Covid-19
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/MUHAMMAD NURSINA
Penyintas COVID-19 mendonorkan plasma konvalesen di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta - Simak kegunaan terapi plasma konvalesen bagi pasien Covid-19. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini kegunaan plasma konvalesen untuk terapi penyembuhan pasien Covid-19.

Indonesia masih berjuang mengatasi pandemi Covid-19, mulai dari pengobatan hingga vaksinasi.

Salah satu pengobatan yang dilakukan untuk pasien Covid-19 adalah dengan terapi plasma konvalesen.

Dikutip dari laman UDD (Unit Donor Darah) PMI, donor plasma konvalesen merupakan salah satu metode imunisasi pasif, yang dilakukan dengan memberikan plasma orang yang telah sembuh dari Covid-19, kepada pasien Covid-19 yang sedang dirawat.

Donor plasma konvalesen bertujuan sebagai terapi tambahan Covid-19 dengan mengajak orang yang telah sembuh dari Covid-19 untuk menjadi pendonor plasma.

Baca juga: Donor Plasma Konvalesen Boleh Dilakukan Dua Kali dalam Satu Bulan 

Berikut kegunaan plasma konvalesen untuk terapi penyembuhan pasien Covid-19, dikutip dari akun Instagram PMI:

1. Antibodi Imunoglobulim G (IgG) yang ada dalam plasma konvalesen berperan untuk melawan virus Sars-CoV-2 dengan menurunkan jumlah virus yang ada di dalam tubuh pasien Covid-19.

2. Kandungan protein lainnya yang terdapat di dalam plasma konvalesen berguna untuk menjaga sel tetap utuh sehingga organ hati, ginjal, paru, jantung tidak rusak.

Dengan begitu, pasien tidak jatuh ke kasus lebih berat/kritis dan mencegah tidak terjadi long covid, yaitu gejala sisa yang dapat dirasakan penyintas seperti masih sesak dan sebagainya, walaupun hasil PCR sudah menunjukkan negatif.

Namun perlu diperhatikan untuk tingkat efektivitas kesembuhan dengan plasma konvalesen ini harus dilihat dari ketepatan waktu pemberian plasma ini kepada pasien.

Halaman
1234
Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas