Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Krematorium Cilincing Sudah Melakukan Kremasi Sebanyak 60 Jenazah

Krematorium, Cilincing, Jakarta Utara yang dikelola oleh Yayasan Daya Besar dijadikan sebagai tempat pembakaran jenazah Covid-19

Krematorium Cilincing Sudah Melakukan Kremasi Sebanyak 60 Jenazah
Ferryal Immanuel/Tribunnews.com
Petugas kremasi di Krematorium, Cilincing, Jakarta Utara saat mempersiapkan kayu untuk pembakaran jenazah. Jumat (23/7/2023). Tribunnews/Ferryal Immanuel. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferryal Immanuel

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Krematorium, Cilincing, Jakarta Utara yang dikelola oleh Yayasan Daya Besar dijadikan sebagai tempat pembakaran jenazah Covid-19 sejak Minggu (18/7/2021).

"Untuk hari pertama 7 jenazah, hari kedua 9 jenazah, hari ketiga hingga hari ini Krematorium Cilincing sudah melakukan kremasi sebanyak 11 jenazah," ujar Heru Prayitno, selaku Kepala Manajemen dan Personalia, Krematorium, Cilincing, Yayasan Daya Besar. Jumat (23/7/2021).

Heru mengungkapkan bahwa selama Krematorium, Cilincing dibuka untuk jenazah Covid-19. Jumlah permintaan keluarga yang meninggal karena Covid-19
meningkat drastis.

Baca juga: Hari Anak Nasional, AHY Ajak Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak-anak dari Covid-19

Baca juga: Urgensi Vaksinasi COVID-19 ke Masyarakat Adat Terkendala KTP

Baca juga: Bamsoet Ajak Asosiasi Pengusaha Salurkan CSR Bantu Warga Terpapar dan Terdampak Pandemi Covid-19

Krematorium, Cilincing yang berada di Jakarta Utara dibuka sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

"Untuk saat ini operasional kami dimulai hanya sampai pukul 16.00 WIB. Akan tetap dari pihak dinas pemakaman meminta krematorium untuk membuka hingga malam hari," ucapnya.

"Rencananya kedepan kami akan mempersiapkan jam operasional tambahan dari pukul 17.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB," sambungnya

Ia juga menuturkan bahwa penambahan jam operasional untuk Covid-19 disiapkan dari tim petugas hingga peralatan. Agar seluruh kebutuhan dapat terpenuhi.

Hingga saat ini, petugas yang membantu proses kremasi jenazah sebanyak 8 orang dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat yaitu menggunakan alat pelindung diri (apd).

"Krematorium ini terbuka untuk jenazah diluar DKI Jakarta juga. Kemaren saja ada berasal dari Cirebon, dan kami tetap menerima. Tempat ini biasanya digunakan untuk yang beragama Hindu, Buddha, Kristen, Katolik," ucapnya kepada Tribunnews.

Halaman
12
Penulis: Ferryal Immanuel
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas