Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

UPDATE COVID-19 di Indonesia: Kasus Positif Bertambah 47.791, Kematian 1.824, dan yang Sembuh 43.856

Pemerintah melakukan pemutakhiran data terbaru terkait penambahan kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia pada Rabu (28/7/2021).

UPDATE COVID-19 di Indonesia: Kasus Positif Bertambah 47.791, Kematian 1.824, dan yang Sembuh 43.856
Shutterstock
Ilustrasi varian virus Corona Delta. 

Ia mengatakan supplai vaksin mulai meningkat mulai Juli ini dan semakin bertambah pada Oktober, November, Desember sampai 80 juta dosis tiba di Tanah Air.

"Di bulan Juli ini kita mendapatkan total 54 juta dosis yang terdiri dari vaksin Sinovac dalam bentuk bulk 39, 2 juta vaksin, Astrazeneca 6,7 juta dosis, Sinopharm untuk vaksinasi gotong royong 4 juta dosis, dan Moderna terdiri 4,5 juta," ujarnya.

Varian Baru Asal Indonesia

Sementara, lonjakan penambahan kasus positif Covid-19 yang sangat signifikan beberapa minggu terakhir ditengarai oleh varian baru dari virus SARS-CoV-2 varian delta.

Bahkan Indonesia tercatat sebagai negara dengan kasus kematian tertinggi di dunia yaitu mencapai lebih dari 2000 orang dalam satu hari.

Peneliti sekaligus Ketua Tim WGS SARS-CoV-2 LIPI Sugiyono Saputra menyatakan, kasus Covid 19 di Indonesia tidak hanya disebabkan oleh varian delta.

Berdasarkan riset yang dilakukan, juga ditemukan varian baru asal Indonesia yaitu varian B.1.466.2

Baca juga: Login pedulilindungi.id untuk Download Sertifikat Vaksin Covid-19 ke-1, Bisa via Aplikasi atau SMS

“Sebelum varian delta masuk ke Indonesia, varian lokal asal Indonesia ini pernah mendominasi kasus Covid 19 di Indonesia," ujarnya seperti dikutip dari laman LIPI, Selasa (27/7/2021).

WHO juga memberi peringatan kepada Indonesia agar varian lokal terus dimonitor, karena secara genetik varian ini dimungkinkan tingkat penularan yang tinggi di masyarakat atau berpotensi menyebabkan penurunan efektifitas vaksin dan terapi obat.

Baca juga: Menaker Minta P2K3 Ikut Bantu Pemerintah Kendalikan COVID-19

Akan tetapi sampai saat ini, bukti ilmiah terkait efek secara epidemiologi atau bukti ilmiah yang menunjukan langsung efek dari mutasi yang terjadi belum ada.

Halaman
1234
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas