Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Selamat Sianipar, Pasien Covid-19 yang Sempat Dianiaya Warga di Toba Meninggal di RSUP Adam Malik

Selamat Sianipar, pasien Covid-19 yang dikeroyok warga Desa Pardomuan, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, meninggal dunia.

Selamat Sianipar, Pasien Covid-19 yang Sempat Dianiaya Warga di Toba Meninggal di RSUP Adam Malik
tangkap layar
Seorang pasien isoman Covid-19 dipukuli warga di Silaen Kabupaten Toba, Sumatera Utara. 

Selamat pun kembali ke rumah dalam kondisi mengalami depresi karena dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Baca juga: Zikir dan Doa Kebangsaan, Jokowi: Semoga Kita Mencapai Kemenangan Melawan Pandemi Covid-19

"Pada Kamis 22 Juli 2021 sekira Pukul 17.00 WIB suami ku keluar dari rumah sembari meludahi tangannya mencoba menyentuh warga yang berada didekatnya dengan berteriak dirinya tidak terpapar Covid-19," sebutnya.

"Ternyata perbuatannya itu membuat warga desa marah. Sehingga dengan menggunakan kayu serta bambu, warga coba mengamankannya karena takut tertular Covid-19," sambungnya.

Namun, aksi warga untuk mengamankan Selamat Sianipar gagal dan suaminya itu berhasil kabur ke hutan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan pada Jumat 23 Juli 2021 Pukul 10.00 WIB, Selamat Sianipar kembali ditemukan warga setempat di depan Gereja HKBP.

Warga pun mengamankan Selamat dengan cara menggunakan bambu untuk menjaga jarak, karena yang bersangkutan selalu meludahi dan ingin memeluk warga.

"Kemudian Pukul 11.00 WIB Selamat Sianipar berhasil diamankan. Lalu diantarkan ke Rumah Sakit Umum Daerah Porsea. Namun pada malam harinya ia kembali kabur dari rumah sakit," ungkapnya.

Tepat pada Sabtu 24 Juli 2021 sekira Pukul 11.30 WIB, Risma menuturkan Selamat Sianipar akhirnya ditemukan di depan Perumahan Del Sitorus di Desa Siantar Narumonda VI, Kecamatan Siantar Narumonda dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Porsea.

Baca juga: 1.400 Nakes Gugur, IDI Kerjasama dengan Kemnaker Tanggulangi Risiko Nakes Terpapar Covid-19

Hal senada juga disampaikan, Erik Sianipar yakni keluarga dari Selamat Sianipar yang mengaku tidak ada maksud untuk melakukan penganiayaan.

Tetapi ingin mengamankan saudaranya tersebut.

Sebab, kondisi Selamat Sianipar positif Covid-19.

"Dengan menggunakan kayu dan bambu sebagai upaya menjaga jarak agat tidak tertular Covid-19 cara saya bersama warga untuk mengamankan Selamat Sianipar," ujarnya.

Penulis: Goklas Wisely

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Selamat Sianipar, Pasien Covid-19 yang Sempat Disiksa Warga di Toba Meninggal di RSUP Adam Malik

Editor: Adi Suhendi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas