Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Anies Terbitkan Kepgub Tentang PPKM, Pengunjung dan Pegawai Mal di DKI Jakarta Wajib Sudah Vaksin

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 966 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Covid-19.

Anies Terbitkan Kepgub Tentang PPKM, Pengunjung dan Pegawai Mal di DKI Jakarta Wajib Sudah Vaksin
Lusius Genik/Trbunnews.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 966 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Covid-19. 
p>"Maksimal tiga orang setiap toko, restoran, supermarket, dan pasar swalayan dapat diperbolehkan dengan memperhatikan ketentuan aktivitas," tulis Anies.

Toko hanya boleh beroperasi hingga pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas total dan didukung protokol kesehatan yang ketat.

Selain mal, Anies juga mewajibkan vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama bagi warga yang hendak beraktivitas di setiap sektor.

"Kecuali bagi warga yang masih dalam masa tenggang 3 bulan pasca-terkonfirmasi Covid-19 dengan bukti hasil laboratorium, penduduk yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan medis dengan bukti surat keterangan dokter dan anak-anak usia kurang dari 12 tahun," jelas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu.

Baca juga: Stafsus Mensesneg Sebut Gubernur Anies Puji Kebijakan PPKM Pemerintah

Adapun masyarakat yang telah divaksinasi, dapat menunjukkan sertifikat vaksin yang diunduh melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) atau laman PeduliLindungi.id.

"Masyarakat yang telah divaksinasi dibuktikan dengan bukti status telah divaksin pada aplikasi JAKI atau sertifikat vaksinasi yang dikeluarkan oleh pedulilindungi.id," kata Anies.

Tidak Gantikan 3M

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan meskipun telah menjalani vaksinasi, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

Karena, kata dia, vaksinasi bukan menggantikan protokol kesehatan tapi melengkapinya.

"Ingat, bahwa vaksinasi tidak dapat menggantikan efektivitas 3M, karena sistem ini perlu dipertahankan dan saling bekerja melengkapi bukan menggantikan," kata Wiku dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (3/8/2021).

Halaman
123
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas