Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Harga Tes PCR Turun, Ini Kata Ketua Persatuan Dokter Spesialis Patologi Klinik

Sejumlah pihak menilai, kebijakan penurunan harga swab PCR adalah hal kompleks.

Harga Tes PCR Turun, Ini Kata Ketua Persatuan Dokter Spesialis Patologi Klinik
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Ilustrasi tes PCR. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah pihak menilai, kebijakan penurunan harga swab PCR adalah hal kompleks.

Bila tidak dilakukan secara terencana dan sungguh-sungguh justru akan bisa berdampak fatal bagi pelayanan kesehatan di era pandemi ini.

Salah satunya diungkap Ketua Persatuan Dokter Spesialis Patologi Klinik (PDS PatKLIn) Prof Dr dr Aryati MS Sp PK(K) pada diskusi virtual, Kamis (19/8/2021).

Ia menyebut, banyak direktur rumah sakit dan lab swasta panik atas keputusan tersebut.

Seharusnya penjelasan mengenai penentuan biaya PCR melalui tiga tahapan, pra analitik, analitik, dan pascaanalitik.

Setiap tahapan tentu ada biayanya.

"Kemudian APD, alat swabnya, segala macam kemudian analitik ini tentu harus diperhatikan karena ada perbedaan harga. Apakah itu open system atau close system. Kalau open system memang lebih murah tapi tanda petik. Tapi labnya memang harus yang BSL," kata dia.

Baca juga: RSUD dr Soedomo Trenggalek Tekan Tarif PCR Hingga Rp 350 Ribu

Kemudian pascaanalitik mulai dari hasil dikeluarkan, kemudian komponen terkait, bahan habis pakai, termasuk untuk pelaporannya harus 24 jam harus dilaporkan ke NAAR.

"Sehingga kita juga merekrut banyak orang untuk bisa melaporkan tepat waktu sesuai dengan keinginan pemerintah dan itu sudah mulai berjalan walaupun kebanyakan belum bisa baik lambat laun itu sudah membaik tapi juga ada seperti ini agak sulit ya," ungkap Aryanti.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas