Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Masyarakat Tak Bisa Minta Plasma Konvalesen Secara Individu ke PMI, Begini Alurnya

Kebanyakan banyak yang meminta plasma konvalesen secara individu ke PMI. Padahal ini tak bisa. Begini alurnya.

Masyarakat Tak Bisa Minta Plasma Konvalesen Secara Individu ke PMI, Begini Alurnya
/Jeprima
Kantong berisi plasma konvalen milik peserta donor yang telah sembuh dari Covid-19 di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah, Jakarta Pusat, Rabu (28/7/2021). Acara donor ini diselenggarakan oleh Kompas Gramedia (KG) Media bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan Plasmahero.id yang bertajuk Plasma Kebaikan. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Pada saat pandemi, puncaknya dua bulan terakhir yaitu Juni hingga pertengahan Agustus, kebutuhan donor darah plasma konvalesen meningkat tajam.

Hal ini diungkapkan oleh Bidang Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, Linda Lukitari. Penyebabnya dikarenakan masuknya virus Delta, sehingga penularan cepat terjadi.

"Rumah sakit penuh, sehingga mereka harus isolasi mandiri. Pada saat itu permintaan plasma konvalesen sangat tinggi,"ungkapnya dalam seminar virtual melalui kanal YouTube FMB9ID, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Stok Plasma Konvalesen di PMI Membaik, Total Ada 7.444 Kantong

Baca juga: Jusuf Kalla dan Jessica Tanoesoedibjo Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

Namun, masyarakat kesulitan memenuhi donor tersebut karena adanya salah komunikasi.

Menurut Linda, kebanyakan banyak yang meminta secara individu ke PMI.

Padahal permintaan harus datang langsung dari rumah sakit.

PMI adalah penyedia dan pengelolaan plasma konvalesen.

Sedangkan permintaan harus dari rumah sakit ke PMI.

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Semarang menggelar donor darah dan donor plasma konvalesen yang bertempat di Gedung Mandalika Jalan Re. Martadinata No.12, Tawangsari, Semarang. Jawa Tengah, Kamis (12/8/21. Setidaknya ada 15 anggota Lanal yang mendonorkan plasma konvalesen dan yang lainnya donor darah. (Tribun jateng/Hermawan Handaka)
Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Semarang menggelar donor darah dan donor plasma konvalesen yang bertempat di Gedung Mandalika Jalan Re. Martadinata No.12, Tawangsari, Semarang. Jawa Tengah, Kamis (12/8/21. Setidaknya ada 15 anggota Lanal yang mendonorkan plasma konvalesen dan yang lainnya donor darah. (Tribun jateng/Hermawan Handaka) (TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA)

"Kami tidak bisa memberikan secara individu untuk plasma konvelesen. Satu ada miskomunikasi. Sehingga banyak beredar di media sosial pasien dibutuhkan plasma konvelesen. Tapi ternyata di PMI itu tidak ada permintaan," kata Linda lagi.

Namun tidak dipungkiri, PMI, kata Linda memang mendapatkan permintaan donor plasma konvalesen di dua bulan terakhir cukup tinggi.

Sehingga PMI meminta keluarga untuk turut berpartisipasi mendonorkan plasma konvalesen. Di sisi lain, PMI juga berkolaborasi dengan Reblood.

"Kita sulit mengantisipasinya jadi kita meminta adalah donor keluarga. Salah satu yang menolong kami juga adalah Reblood. Mereka juga mensosialisasikan terkait plasma konvalesen,"

Di sisi lain, Linda juga menyebutkan jika ada beberapa mitra lain yang banyak membantu dalam memenuhi permintaan plasma konvalesen.

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas