Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Satgas Covid-19 Sebut 10 Daerah Masih PPKM Level 4, Berikut Strategi yang Dilakukan

Pemerintah menyebut jika kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami penurunan. Namun, masih ada 10 daerah menerapkan PPKM level 4.

Satgas Covid-19 Sebut 10 Daerah Masih PPKM Level 4, Berikut Strategi yang Dilakukan
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Petugas memasang papan imbauan untuk mengenakan masker kepada pengunjung di setiap pagar kandang satwa di Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoological Garden), Jalan Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (19/8/2021). Pemerintah Kota Bandung memperbolehkan tempat wisata Bandung Zoological Garden (Bazoga) untuk kembali beroperasi di masa perpanjangan PPKM Level 4 peride 17-23 Agustus 2021, dengan protokol kesehatan ketat, pembatasan pengunjung 25 persen, dan anak di bawah usia 12 tahun dilarang masuk. Pengelola Bazoga menyambut baik keputusan tersebut dan akan membuka kembali tempat wisata untuk masyarakat umum dalam wartu dekat ini, setelah mempersiapkan protokol kesehatan dan membersihkan semua fasilitas dan area seluas 14 hektar agar nantinya nyaman dan aman saat dikunjungi oleh wisatawan. Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menyebut jika kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami penurunan.

Namun, Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander Ginting, berkata masih ada 10 daerah dalam PPKM level 4.

"Sudah banyak perbaikan. Tapi di luar Jawa-Bali masih ada 10 daerah di level 4. Selebihnya 2 dan 3. Daerah yang level 4 itu ada di Kalimantan Timur dan beberapa daerah di Aceh dan Sumatera Utara,"ungkapnya dalam seminar virtual melalui kanal YouTube FMB9ID, Selasa (21/9/2021).

Dalam menangani daerah yang berada di level 4, sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri, Satgas berkolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI dan Polri. 

Alex menyebutkan jika strategi yang digunakan adalah mengintruksi PPKM dengan tujuan menurunkan mobilitas. 

Baca juga: Aturan Lengkap Masuk Mal dan Bioskop di Daerah PPKM Jawa-Bali Level 3 dan 2

Baca juga: PPKM Belum Usai, Kemenhub: Aturan Perjalanan Tidak Ada yang Berubah

Menurunkan mobilitas, berarti membatasi gerakan masyarakat keluar dari rumah, untuk berinteraksi. Sehingga transmisi virus bisa dibatasi.

Kedua, Alex mengatakan jika pelacakan kontak erat akan dilakukan merata, salah satunya di Kaltim. Tidak hanya di kota, tapi juga di kabupaten, kecamatan dan pedesaan. 

Baca juga: PPKM Jawa-Bali Dilanjutkan Hingga 4 Oktober 2021, Anak Dibawah 12 Tahun Bisa ke Mall di 5 Daerah Ini

"Penting melakukan pelacakan untuk melihat sumber infeksi di komunitas, keluarga, tempat kerja atau tempat perkantoran sehingga bisa melihat mana yang sudah terinfeksi, kontak erat dan bergejala," paparnya lagi. 

Pelacakan dilakukan dengan cara testing. Bila hasilnya bila ada positif, masyarakat akan diarahkan isolasi terpusat. 

Karena kalau dilakukan isolasi di rumah, dikhawatirkan akan terjadi potensi kluster keluarga. Pelacakan kontak ini, harus dilakukan terus menerus meski kasus telah menurun. 

"Satgas Covid-19 mempunya tim pelacakan kontak di daerah-daerah. Tim pelacakan kontak pada 11 provinsi harus berjalan serius. Walau banyak hambatan karena tidak potensial atau kasus menurun. Kasus menurun, testing tetap sangat diperlukan," kata Alex lagi. 

Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas