Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

688.800 Dosis Vaksin AstraZeneca Bantuan Pemerintah Prancis Tahap ke-5 Tiba di Indonesia

ndonesia kedatangan vaksin yang merupakan bantuan pemerintah Prancis sejumlah 688.800 dosis vaksin AstraZeneca, Rabu petang (13/10/2021).

688.800 Dosis Vaksin AstraZeneca Bantuan Pemerintah Prancis Tahap ke-5 Tiba di Indonesia
istimewa/kominfo
Indonesia kedatangan vaksin yang merupakan bantuan pemerintah Prancis sejumlah 688.800 dosis vaksin AstraZeneca, Rabu petang (13/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Indonesia kedatangan vaksin yang merupakan bantuan pemerintah Prancis sejumlah 688.800 dosis vaksin AstraZeneca, Rabu petang (13/10/2021).

“Sore ini, telah tiba 688.800 dosis vaksin AstraZeneca sebagai dose-sharing jalur Covax Facilities dariPemerintah Prancis," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Rabu (13/10/2021).

Ini merupakan ketibaan vaksin tahap ke-5 ini, dari total dukungan vaksin Prancis yang telah diterima Indonesia berjumlah 3.852.340 dosis AstraZeneca.

Baca juga: Disebut Curi Formula AstraZeneca, Rusia Kecam Tabloid Inggris Sangat Tidak Ilmiah

Baca juga: Sertifikat Vaksin Bermasalah dan Tidak Muncul di PeduliLindungi? Begini Cara Mengatasinya

Retno mengatakan, jumlah ini melebihi komitmen awal yaitu tiga juta dosis yang disampaikan Presiden Prancis kepada Presiden Indonesia pada 4 Agustus 2021 yang lalu.

“Apresiasi mendalam atas bantuan dan dukungan dari Prancis. Solidaritas dan kerja sama yang kuatmenjadi modal utama kita bersama mengatasi pandemi COVID-19," katanya.

Dengan kedatangan vaksin tahap ke-88 ini Rabu (13/10/2021) ini maka jumlah vaksin yang telah tiba di tanah air mencapai 281.216.720 dosis.

Baik berupa vaksin jadi mau pun masih dalam bahan baku atau bulk.

Usman Kansong, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo menambahkan pemerintah akan terus bekerja keras guna memenuhi kebutuhan vaksin untuk rakyat Indonesia.

Menurutnya, dengan penduduk yang besar upaya untuk melakukan akselerasi vaksinasi akan terus dilakukan. Percepatan vaksinasi tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat.

Usman juga menekankan, vaksin dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan akan menjadi modal yang kuat bagi Indonesia untuk terus menurunkan angka penyebaran virus.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas