Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pakar Epidemiologi: Ada Tiga Kondisi Pandemi Covid-19 Bakal Berakhir 

Dirinya menyatakan jika pandemi covid-19 di AS sudah berakhir. Lantas, apakah pernyataan tersebut berlaku bagi negara lain?

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Pakar Epidemiologi: Ada Tiga Kondisi Pandemi Covid-19 Bakal Berakhir 
Dokumentasi pribadi
Pakar Epidemiologi Griffith University Dicky Budiman 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perhatian dunia saat ini tertuju pada pernyataan dari presiden Amerika Serikat yaitu Joe Biden.

Dirinya menyatakan jika pandemi Covid-19 di AS sudah berakhir. Lantas, apakah pernyataan tersebut berlaku bagi negara lain?

Menurut Pakar Epidemiologi Griffith University Dicky Budiman suatu pandemi bisa berakhir dengan tiga kondisi. Indikasi ini berdasarkan sejarah pandemi yang pernah dialami oleh manusia terdahulu.

Di antaranya adalah terbentuk imunitas yang stabil dalam jangka panjang. Kedua adanya vaksin dan obat yang efektif dalam mencegah keparahan maupun kematian.

Lalu yang ketiga adalah karena karakter virus sendiri yang memang akhirnya cenderung menurun dalam berproduksi sekaligus menginfeksi manusia. 

Lebih lanjut, Dicky menyebutkan jika masih jauh pandemi Covid-19 dinyatakan sudah berakhir. Namun, dampaknya pada gangguan kesehatan saat ini memang telah menurun. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Dan dalam kondisi saat ini, kita sudah melihat akhir itu, tapi ya belum. Karena kriterianya setidaknya, sepertiga negara di dunia ini dalam kategori terkendali. Dan itu belum. Sudah ada beberapa tapi belum," tegas Dicky.

Belum lagi kecukupan modalnya imunitas untuk vaksinasi Covid-19 khusus dosis tiga yang belum tercapai pada sebagian negara.

Baca juga: Joe Biden Sebut Pandemi Covid-19 di Amerika Serikat Berakhir, Begini Tanggapan Ahli Epidemiologi

"Ini upaya effort yang harus kita kejar. Jangan sampai jadi euforia. Kalau ingin pandemi berakhir, respon diperkuat bukan statmentnya. Kita harus perkuat konsistensi respon ini," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas