Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Tangsel

Si Cantik Airin Tak Lagi Didukung Empat DPC PAN

Empat DPC Partai Amanat Nasional Kota Tangerang Selatan, sepakat menarik dukungan dari pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie.

Si Cantik Airin Tak Lagi Didukung Empat DPC PAN
TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Walikota Tangsel terpilih Airin Rachmi Diany, datang ke Makamah Konstitusi (MK), Senin (29/11) dalam acara sidang gugatan Pilkada Tangsel. 
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Empat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional Kota Tangerang Selatan, Banten, sepakat menarik dukungan dari pasangan calon wali kota Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie. Pasangan itu  dinilai telah melakukan kecurangan dalam pilkada.

"Empat DPC sudah sepakat untuk menarik dukungan dari pasangan Airin-Benyamin, yang telah terbukti bersalah dalam proses meraih kemenangannya," kata Ketua DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Serpong, Hadi Suhendar, di Tangerang, Minggu (19/12/2010).

Keempat DPC PAN Tangerang Selatan, yakni DPC Serpong, Ciputat, Ciputat Timur, serta DPC Pondok Aren. Sementara DPC yang belum mengatakan sikap adalah DPC Pamulang, Serut, dan Setu.

Hadi menjelaskan, dengan terbuktinya kesalahan yang dilakukan pasangan Airin-Benyamin membuat partai ikut ternoda dan merasa bersalah akibat kecurangan yang dilakukannya. "Kami tidak ingin PAN ikut tercoreng dan menanggung dosa orang lain yang jelas-jelas sudah terbukti curang. Kami mendesak DPD agar segera menarik dukungan dari pasangan Airin-Benyamin," katanya.

Tak hanya itu, dukungan yang diberikan DPD PAN untuk pasangan Airin-Benyamin hanyalah keputusan sepihak Ketua DPD PAN, Nani Suparni. Hadi menilai Nani tidak pernah mendengarkan masukan dari kader di tingkat bawah, yang berakibat pada penggembosan maupun pembelotan sikap dari kader.

Tidak hanya itu, imbuh Hadi, secara prosedural sistem internal partai dukungan tersebut juga tidak pernah dikomunikasikan ke kader partai. "Dukungan oleh Bu Nani tidak pernah kami dukung sebenarnya. Dia terlalu otoriter terhadap kader, " katanya.

Karena itu, mereka akan terus mendesak Ketua DPD PAN agar segera menarik dukungan untuk pasangan Airin-Benyamin. Jika hal itu tidak juga segera diindahkan, mereka akan melaporkannya kepada kepengurusan DPW Banten hingga ke DPP PAN.

Hadi juga mengancam akan melakukan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Nani Suparni, dan membekukan sebagai Ketua DPD PAN dengan segera melakukan musyawarah daerah luar biasa (musdalub).(*)

Editor: Juang Naibaho
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas