Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ibadah Haji 2019

Merawat Kemabruran Haji Agar Punya Dampak Sosial Luas

Delegasi Amirul Hajj Busyro Muqoddas menyampaikan harapannya kepada jemaah haji Indonesia yang telah selesai melaksanakan haji di tanah suci.

Merawat Kemabruran Haji Agar Punya Dampak Sosial Luas
Tribunnews/Husain Sanusi/MCH2019
Delegasi Amirul Hajj saat diwawancarai di Jeddah, Minggu (18/8/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Husain Sanusi Dari Jeddah

TRIBUNNEWS.COM, JEDDAH - Delegasi Amirul Hajj Busyro Muqoddas menyampaikan harapannya kepada jemaah haji Indonesia yang telah selesai melaksanakan haji di tanah suci dan sebagian dari mereka telah kembali ke tanah air.

“Bagaimana merawat kemabruran haji yang saat ini berjumlah 231 ribu ini punya impact sosial kemasyarakatan yang luas setelah haji. Sehingga mengembangkan nilai mabrur, kualitas mabrur itu dalam skala hubungan-hubungan sosial kemasyarakatan. Dengan semua lapis kemasyarakatan, bukan hanya muslim saja, tapi juga di luar itu,” kata Busyro di Jeddah, Minggu (18/8/2019).

Busyro bersama delegasi Amirul Hajj diberi tugas untuk memberikan motivasi dan orientasi-orientasi ke hampir seluruh sektor yang ada.

Dari situ ada pertanyaan yang menarik dari seluruh kloter yang ada di seluruh indonesia.

Baca: Layanan Fasilitas Haji Tahun Ini Memuaskan, Tapi Bimbingan Ibadah Masih Belum Maksimal

Baca: Bajakah Marak Dijual dengan Harga Fantastis, Jangan Asal Konsumsi, Salah Minum Bisa Berbahaya 

Jemaah Haji asal Indonesia menggelar Upacara Bendera memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di Syisyah, Makkah, Sabtu (17/8/2019). TRIBUNNEWS/HO/BAHAUDDIN/MCH2019
Jemaah Haji asal Indonesia menggelar Upacara Bendera memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di Syisyah, Makkah, Sabtu (17/8/2019). TRIBUNNEWS/HO/BAHAUDDIN/MCH2019 (TRIBUN/HO/BAHAUDDIN/MCH2019)

“Ini tadi yang diusulkan, agar jemaah haji ini kemudian mengkonsolidasi terus, dan Kementerian Agama tidak mungkin tanpa bersinergi dengan unsur masyarakat madani yang diwakili oleh ormas Islam tersebut,” katanya.

Pertanyaannya kemudian apakah setiap paska haji setahun sekali itu, apakah ada impact postif, konstruktif dari apa istilahnya aspek social empowerment. Tidak hanya dalam bidang ibadah, tapi juga aspek ekonomi, pendidikan anak, lingkungan?

“Yang ini bisa diperankan oleh jemaah haji. Dan panduannya sudah bisa dirumuskan dari sekarang. Nah mudah-mudahan tahun depan itu bisa direalisasikan lewat buku yang secara teknis jelas mampu difahami dengan mudah oleh jemaah haji kita yang sangat komplek,” ujar Busyro.

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas