Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tak Bisa Puasa Tarwiyah dan Arafah, Muslimah yang Haid Masih Bisa Dapat Pahala, Begini Caranya

Umat muslim berlomba-lomba menggapai kebaikan dengan menjalankan ibadah sunah puasa Tarwiyah di hari ke-8 bulan Dzulhijjah dan Puasa Arafah.

Tak Bisa Puasa Tarwiyah dan Arafah, Muslimah yang Haid Masih Bisa Dapat Pahala, Begini Caranya
Patheos
Ilustrasi berdoa 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Umat muslim berlomba-lomba menggapai kebaikan dengan menjalankan ibadah sunah puasa Tarwiyah di hari ke-8 bulan Dzulhijjah dan dilanjutkan dengan Puasa Arafah keesokan harinya.

Lalu amal shaleh apa yang harus diperbanyak untuk mendapatkan pahala?

Menurut Ustadz Adi Hidayat, yang harus diperbanyak adalah selain berpuasa, melakukan banyak shalat sunnah di setiap kesempatan serta zikir dan bershalawat.

"Perbanyaklah shalat sunnah selain shalat fardhu, seperti shalat qobliyah, shalat badiah, shalat syuruq, shalat dhuha, shalat tahajud," jelas Ustadz Adi Hidayat dalam ceramahnya yang dikutip Wartakotalive.com.

Lalu bagaimana dengan wanita yang mengalami haid di bulan Dzulhijjah dan tidak bisa melaksanakan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah?

Baca: Puasa Arafah Bisa Datangkan Rejeki Berlimpah, Berikut Bacaan Niat Lengkap dengan Terjemahan

Baca: Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah 29-30 Juli 2020, Lengkap Beserta Keutamaan dan Jadwal

Puasa Tarwiyah dan Arafah
Puasa Tarwiyah dan Arafah (Tribun Lampung)

"Meski demikian amalan rutin yang dikerjakan saat suci itu dihitung. Maka berbahagialah muslimah-muslimah yang dalam keadaaan bersuci memperbanyak amal shaleh seperti Rajin puasa sunnah, shalat sunnah, baca Alquran."

"Maka ketika dia sedang haid dan tidak bisa mengerjakan amalan itu maka tetap dicatat pahalanya. Dalilnya jelas dari sahabat Rasulullah, Abu Hurairah mengatakan Jika seorang hamba tengah sakit atau semisal seperti orang sakit atau bahkan dalam kondis safar yang menjadikan ia sulit menjalankan amal seperti sebelumnya dalam keadaan sehat maka walaupun tidak mengerjakan tetap dituliskan pahalanya sempurna seperti saat dia mengerjakan," jelas Ustaz Adi Hidayat (UAH).

Maka dari itu, imbuh UAH, maka manfaatkan amalan lain dengan banyak berzikir, minta ampunan pada Allah SWT memperbanyak istighfar : Astaghfirullah hal adzim, belajar dari tafsir, belajar tajwid, belajar hadist.

"Jadi pahalanya makin dapat lagi dengan semua ini. Dan juga tidak menghalangi untuk membeli hewan kurban kalau memungkinkan," tutur UAH.

Shalawat Nabi Muhammad SAW

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas