Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dokter Gizi Ungkap Tanda-Tanda Dehidrasi pada Jemaah Haji, Lansia Diminta Lebih Waspada

Dokter spesialis gizi klinik, dr. Etisa mengingatkan jemaah haji agar mewaspadai tanda-tanda dehidrasi hingga heatstroke selama berada di Tanah Suci.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Nuryanti
zoom-in Dokter Gizi Ungkap Tanda-Tanda Dehidrasi pada Jemaah Haji, Lansia Diminta Lebih Waspada
Media Center Haji 2026/Sri Juliati
TANDA-TANDA DEHIDRASI - Foto jemaah haji Indonesia berjalan menuju Terminal Bus Syib Amir dari Masjidil Haram setelah melaksanakan umrah wajib, Jumat (1/5/2026). Dokter spesialis gizi klinik,Etisa Adi Murbawani mengingatkan jemaah haji agar mewaspadai tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, lemas, mengantuk, hingga sulit fokus saat beraktivitas di cuaca panas.(Media Center Haji 2026) 

"Kalau kencingnya warnanya keruh, kuning pekat, kemudian jumlahnya berkurang, itu harus dicurigai terjadi kekurangan cairan atau dehidrasi,” ujarnya.

Ia menegaskan kondisi tersebut harus segera ditangani dan tidak boleh dibiarkan hingga semakin berat.

Lansia Lebih Rentan Mengalami Dehidrasi

Jemaah lanjut usia atau lansia disebut menjadi kelompok yang paling rentan mengalami dehidrasi saat ibadah haji.

Menurut dr. Etisa, lansia memiliki ambang rasa haus yang lebih rendah sehingga sering tidak menyadari tubuhnya kekurangan cairan.

Selain itu, tanda dehidrasi pada lansia juga kerap tidak terlihat jelas.

"Kalau sudah lansia mengalami dehidrasi bisa tiba-tiba pingsan. Nah, jangan sampai terjadi kondisi seperti itu," jelasnya.

Karena itu, antarjemaah diminta saling mengingatkan untuk rutin minum meski tidak merasa haus.

Minum Sedikit tapi Sering Jadi Cara Efektif

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk mencegah dehidrasi, dr. Etisa menyarankan jemaah minum sedikit demi sedikit namun dilakukan secara rutin.

"Minum tiap 5 menit satu teguk, nanti lagi, nanti lagi itu harus diingatkan," katanya.

Selain menjaga asupan cairan, jemaah juga disarankan menggunakan spray air untuk membasahi wajah dan kepala agar tubuh tetap terasa sejuk.

“Kalau perlu topinya dibasahi sedikit supaya lembab daerah kepalanya, biar dingin. Itu sangat membantu untuk mencegah dehidrasi," pungkasnya.

Dengan mengenali gejala dehidrasi sejak dini, jemaah diharapkan dapat menjaga kondisi tubuh tetap prima sehingga ibadah haji dapat dijalankan dengan aman dan nyaman.

(Tribunnews.com/Latifah)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas