Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kemenhaj Siagakan Klinik Kesehatan di Arafah dan Mina saat Puncak Haji

Kemenhaj siagakan klinik di Arafah dan Mina saat puncak haji. 657 petugas turun, layanan jemaah diperketat di Armuzna.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
zoom-in Kemenhaj Siagakan Klinik Kesehatan di Arafah dan Mina saat Puncak Haji
Media Center Haji 2026
TIBA DI ARAFAH - Jemaah haji asal kloter BDJ 18 telah tiba di Markaz 61 Arafah, Senin (25/5/2026). Jemaah haji Indonesia diberangkatkan menuju ke Arafah pada Senin, 25 Mei 2026 pagi hari ini atau bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1447 H. 
Ringkasan Berita:
  • Dua klinik haji disiagakan di Arafah dan Mina saat puncak ibadah berlangsung
  • Ratusan petugas dikerahkan kawal kesehatan dan pergerakan jemaah Armuzna
  • Layanan haji diperkuat lintas sektor untuk antisipasi lonjakan kebutuhan lapangan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah menyiagakan dua Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Arafah dan Mina pada fase puncak ibadah haji tahun ini. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan layanan kesehatan jemaah di tengah padatnya mobilitas Armuzna.

Langkah ini menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan dan kesiapsiagaan operasional penyelenggaraan haji, khususnya pada periode pergerakan besar jemaah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

 
Dua Klinik Disiagakan di Arafah dan Mina

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, mengatakan penempatan dua klinik tersebut dilakukan untuk mempercepat respons layanan medis bagi jemaah.

“Untuk memperkuat layanan kesehatan selama puncak haji, PPIH Arab Saudi juga telah menyiagakan satu Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Arafah dan satu Klinik Kesehatan Haji Indonesia di wilayah Mina,” kata Maria dalam konferensi pers virtual, Senin (25/5/2026).

Baca juga: 267 Jemaah Haji Lansia dan Sakit Difasilitasi Safari Wukuf di Arafah

 
657 Petugas Dikerahkan di Fase Armuzna

Selain fasilitas kesehatan, sebanyak 657 petugas Satgas Arafah turut dikerahkan untuk mendukung kelancaran layanan jemaah selama fase Armuzna.

“Sebanyak total ada 657 petugas Satgas Arafah yang di antaranya terdiri dari Ad Hoc Arafah, koordinator markas, pengawas konsumsi hingga petugas-petugas lainnya,” ujarnya.

Petugas tersebut disebar di berbagai titik layanan untuk memastikan pergerakan jemaah berlangsung tertib, aman, dan terpantau.

 
Layanan Haji Diperkuat di Berbagai Sektor

Rekomendasi Untuk Anda

Maria menambahkan, penguatan layanan tidak hanya pada sektor kesehatan, tetapi juga mencakup transportasi, akomodasi, konsumsi, bimbingan ibadah, hingga perlindungan jemaah.

“Mulai dari layanan transportasi, kemudian akomodasi, konsumsi, kesehatan, bimbingan ibadah hingga perlindungan jemaah ini terus kami perkuat selama fase Armuzna,” kata Maria.

Ia juga mengimbau jemaah untuk menjaga kondisi fisik mengingat tingginya aktivitas selama puncak ibadah haji.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas