Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kemenhaj Siapkan Skema Khusus Pemulangan Cepat bagi Jemaah Haji yang Sakit

Jemaah yang baru keluar dari rumah sakit akan segera didaftarkan untuk mengikuti skema tanazul atau perpindahan kelompok terbang (kloter).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Sri Juliati
Editor: Nuryanti
zoom-in Kemenhaj Siapkan Skema Khusus Pemulangan Cepat bagi Jemaah Haji yang Sakit
Media Center Haji 2026
PEMULANGAN JEMAAH SAKIT - Plt. Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), dr Dani Pramudya saat diwawancarai tim Media Center Haji (MCH) di KKHI Makkah, Kamis (4/6/2026). Jemaah haji Indonesia yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama operasional haji dapat dipulangkan lebih awal ke Tanah Air meski belum mengikuti jadwal kepulangan kloternya. 

Kasus tersebut umumnya dialami jemaah dengan kondisi kritis yang masih memerlukan alat bantu pernapasan atau berada dalam kondisi koma.

"Memang ada beberapa yang perawatannya lama, terutama yang sampai koma dan menggunakan ventilator. Untuk kasus seperti itu, kami akan terus evaluasi bersama pihak terkait," ujarnya.

Dani berharap seluruh jemaah yang masih berada di Arab Saudi dapat menjaga kesehatan hingga tiba kembali di Tanah Air.

"Kami berharap jemaah sehat-sehat semua sampai pulang dan tidak ada lagi yang harus menjalani perawatan," katanya.

Baca juga: Istithaah Kesehatan Diperketat, Jumlah Jemaah Haji yang Dirawat Pasca-Armuzna Turun Signifikan

Tak Abaikan Kondisi Fisik

Dani juga mengingatkan jemaah yang masih menunggu jadwal kepulangan agar tidak mengabaikan kondisi fisik menjelang kembali ke Tanah Air. 

Masa-masa menjelang kepulangan justru menjadi periode yang rawan karena sebagian jemaah terlalu lelah atau kurang memperhatikan pola makan.

Ia meminta jemaah memperbanyak istirahat, mengonsumsi makanan yang cukup, dan menghindari aktivitas yang dapat menguras tenaga.

Rekomendasi Untuk Anda

"Yang perlu kami tekankan, jemaah harus banyak istirahat, makan yang cukup. Kalau misalnya terlalu capek, berpotensi terhadap semua, jadi nggak mau makan, dan lain-lain,akhirnya drop," kata dia.

Ia mencontohkan, belum lama ini ada jemaah yang semula dijadwalkan pulang. Namun, akhirnya harus menjalani perawatan karena kondisi kesehatannya menurun menjelang keberangkatan.

"Kemarin ada jemaah yang mau pulang, tetapi malah sakit. Mungkin karena telat makan atau terlalu memikirkan kepulangan sehingga asupan makannya berkurang. Akhirnya justru harus dirawat dan tidak bisa langsung pulang," ujarnya.

Karena itu, Dani mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan dan tidak melakukan aktivitas berlebihan menjelang jadwal pemulangan.

"Kami mohon saat mau pulang benar-benar menjaga diri dan kesehatan. Jangan melakukan kegiatan yang membuat badan terlalu capek," pungkasnya. (*)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas