Menyelami Sejarah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Museum Haramain
Salah satu koleksi yang paling mencuri perhatian pengunjung adalah Kiswah atau kain penutup Ka'bah yang pernah menghiasi bangunan suci tersebut
Penulis:
Sri Juliati
Editor:
Bobby Wiratama
Menurut keterangan pada papan informasi, artefak tersebut berasal dari akhir abad ke-14 Hijriah.
Di dalam koleksi yang sama juga terdapat ember tembaga yang digunakan di Sumur Zamzam dan bertarikh 1299 Hijriah atau 1881 Masehi.
Melalui berbagai koleksi tersebut, Museum Haramain tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, tetapi juga menjadi jendela yang memperlihatkan perjalanan panjang peradaban Islam di dua kota suci.
Baca juga: Cara Download Sertifikat Haji 2026 Lewat Kartu Nusuk, Bisa Disimpan dalam Format PDF dan Gambar
Bagi jemaah yang ingin menambah wawasan sejarah selama berada di Tanah Suci, museum ini bisa menjadi destinasi alternatif yang menarik untuk dikunjungi.
Museum Haramain buka setiap Sabtu hingga Kamis mulai pukul 08.00 hingga 20.30 Waktu Arab Saudi dan tutup sementara saat waktu salat.
Menariknya, pengunjung tidak dipungut biaya sepeser pun untuk menikmati seluruh koleksi yang dipamerkan.
Dengan kata lain, wisata sejarah Islam ini dapat dinikmati secara gratis oleh siapa saja. (*)