Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

529 Anggota Ikhwanul Muslimin Mesir Divonis Hukuman Mati

Sebuah pengadilan di Mesir, menjatuhkan hukuman mati untuk 529 pendukung presiden terguling Muhammad Mursi.

529 Anggota Ikhwanul Muslimin Mesir Divonis Hukuman Mati
AFP
Pemimpin tertinggi Ikhwanul Muslimin, Muhammad Badie. 

TRIBUNNEWS.COM, KAIRO -  Sebuah pengadilan di Mesir, Senin, menjatuhkan hukuman mati untuk 529 pendukung presiden terguling Muhammad Mursi dan Ikhwanul Muslimin.

Vonis hukuman mati itu disampaikan dalam sidang kedua yang digelar di kota Minya, Sabtu (22/3/2014), di sebelah selatan Kairo. Demikian sejumlah sumber pengadilan mengatakan, Senin (24/3/2014).

Sumber itu mengatakan, sebanyak 153 orang yang dijatuhi hukuman mati saat ini sudah berada dalam tahanan, sementara sisanya masih menjadi buronan.

"17 orang dibebaskan dan mereka yang dijatuhi hukuman mati masih bisa mengajukan banding," tambah sumber tersebut.

Mereka yang dijatuhi vonis merupakan bagian dari 1.200 pendukung Mursi yang disidangkan di kota Minya. Kelompok kedua yang terdiri dari 700 orang akan disidangkan pada Selasa (25/3/2014).

Mereka semua dikenai dakwaan melakukan penyerangan terhadap warga dan properti publik di wilayah selatan Mesir pada Agustus tahun lalu, setelah aparat keamanan Kairo membubarkan dua kamp pengunjuk rasa pro-Mursi di Kairo.

"Mereka juga didakwa melakukan aksi kekerasan yang mengakibatkan tewasnya dua orang polisi wanita," tambah sumber itu.

Sumber itu melanjutkan, mereka yang didakwa itu termasuk beberapa pemimpin Ikhwanul Muslimin, seperti pemimpin tertinggi kelompok itu, Mohamed Badie.

Muhammad Mursi sendiri juga tengah menjalani sidang untuk tiga tuduhan yang berbeda. Salah satunya adalah terlibat dalam pembunuhan para pengunjuk rasa di luar istana kepresidenan saat Mursi masih berkuasa.

Mursi, yang terpilih secara demokratis, digulingkan setelah hanya 12 bulan berkuasa. Penggulingan Mursi menyusul aksi protes massal yang menentang kepemimpinannya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas