Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wartawan Jepang Junpei Yasuda yang Hilang di Syria Terancam Dibunuh

Wartawan lepas Jepang, Junpei Yasuda (41) yang menghilang sejak Juli 2015 di Syria, diketahui kini sedang di ujung tanduk, akan dibunuh segera.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Wartawan Jepang Junpei Yasuda yang Hilang di Syria Terancam Dibunuh
Foto TBS
Wartawan lepas Junpei Yasuda saat melaporkan berita kepada TV TBS Jepang tahun 2012. 

"Jalur pencarian dan informasinya adalah Kementerian Luar Negeri. Tetapi dari sana belum mau berkomentar apa pun, jadi saya pun juga tidak bisa apa-apa, tak ada komentar yang bisa saya berikan," ungkapnya.

Melalui twitter tanggal 19 Juni Jumpei mengkritik Jepang sebagai negeri penakut. Berikut pesannya:

"Wartawan dari barat dan dari Asia masuk Syuriah, bahkan mahasiswi muda juga meliput Syria. Namun Jepang kepada wartawannya yang ingin ke Syria belum apa-apa polisi sudah menelepon. Benar-benar negeri ayam (penakut)," tulisnya.

Pihak Kementerian Luar Negeri Jepang sejak kasus dibunuhnya dua warga Jepang akhir tahun lalu dan Januari lalu, telah mengeluarkan peringatan kepada warganya agar jangan pergi ke Syria. Peringatan dengan level tertinggi bahaya.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas