Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Ajaib! Bayi Lahir dari Mayat Ibunya Setelah 8 Jam Dinyatakan Meninggal

"Saya memindahkan jasad tersebut dari lemari pendingin dan, yang saya lihat membuat saya ternganga-nganga," ujar Mills.

Penulis: Rendy Sadikin
zoom-in Ajaib! Bayi Lahir dari Mayat Ibunya Setelah 8 Jam Dinyatakan Meninggal
Wartakota
Ilustrasi mayat bayi ditemukan warga 

TRIBUNNEWS.COM, BOSTON - Seorang bayi di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, tampaknya pantas dijuluki 'bayi ajaib'.

Betapa tidak, seperti dilansir Not Allowed To, Kamis (11/2/2016), bayi tersebut dilahirkan ke dunia dalam kondisi yang sangat mengejutkan.

Ya, bayi tersebut lahir di kamar mayat rumah sakit setelah delapan jam mereka--bayi dan ibunya--dinyatakan meninggal.

Peristiwa itu berawal saat sang ibu yang tengah hamil, Shelley Winston, berkendara di tengah cuaca dingin di boston.

Tragisnya, mobil wanita tersebut tergelincir di jalan bebas hambatan dan menabrak pembatas jalan hingga ringsek.

Winston dan janinnya yang berusia 32 minggu dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.

Lalu, jasad Winston dibawa ke kamar mayat rumah sakit untuk diotopsi.

Berita Rekomendasi

Seorang patologist, Robin Mills, mengisahkan kejadian mencengangkan tersebut sebelum otopsi.

"Saya memindahkan jasad tersebut dari lemari pendingin dan, yang saya lihat membuat saya ternganga-nganga," ujar Mills.

"Saya melihat ke dalam lemari untuk mengambil jasad, namun saya merasakan ada pergerakan di balik kain penutup jenazah. Awalnya, saya sangat ketakutan," kata Mills.

Ternyata, imbuh Mills, itu adalah si bayi yang menendang perut ibunya yang telah meninggal.

"Sepertinya, dia (janin) berusaha untuk keluar. Lalu, saya pun membuka perut ibunya. Bayi itu hidup atau bisa disebut kembali dari kematian. Ini sebuah keajaiban," terang Mills.

Bayi perempuan itu buru-buru dibawa ke unit perawatan intensif (ICU) karena dinyatakan dalam kondisi kritis.

Dokter yang menyatakan kematian sang ibu tidak bisa menjelaskan bagaimana bayi tersebut bisa hidup.

Yang pasti, mereka berharap otopsi dan pemeriksaan lebih lanjut bisa menjelaskan fenomena tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas