Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Seekor Lumba-lumba Mati Gara-gara Diarak Sekelompok Turis

Ya, sekelompok turis di salah satu pantai di Argentina telah membunuh seekor bayi lumba-lumba.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rendy Sadikin
zoom-in Seekor Lumba-lumba Mati Gara-gara Diarak Sekelompok Turis
Facebook
Seekor lumba-lumba mati setelah diarak oleh turis. 

TRIBUNNEWS.COM - 'Satu foto bisa menuai ribuan komentar, namun foto yang satu ini malah mengorbankan satu nyawa.'

Ya, sekelompok turis di salah satu pantai di Argentina telah membunuh seekor bayi lumba-lumba.

Mereka mengangkat lumba-lumba yang terdampar tersebut dari air serta mengaraknya sambil berebut untuk selfie dengan hewan itu.

Peristiwa ini terungkap melalui foto yang memperlihat ketika bayi lumba-lumba tak berdaya itu diarak oleh sekelompok turis.

Dalam foto itu, terlihat seorang pria bertelanjang dada memegang lumba-lumba seperti tropi di bawah terik matahari.

Tampak pula sekelompok orang 'bersenjatakan' telepon genggam berupaya mengabadikan lumba-lumba itu.

Sejumlah lainnya berupaya menjangkau untuk menyentuh hewan tak berdaya tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Pihak dari Lembaga Perlindungan Satwa setempat mengatakan kulit lumba-lumba itu menjadi tebal.

Itu artinya lumba-lumba itu mengalami dehidrasi dan akan mati setelah diangkat dari laut.

Seperti dilansir Telegraph, Kamis (18/2/2016), peristiwa itu bukan kali pertama yang melibatkan para turis.

Sebelumnya, peristiwa serupa juga pernah terjadi di pantai yang sama, dan lumba-lumba menjadi korban.

"Foto itu diambil di Santa Teresita yang memperlihatkan sekelompok turis mengoper lumba-lumba di pesisir pantai. Setidaknya seekor hewan tewas gara-gara kejadian ini," kata organisasi itu dalam pernyataan resminya.

Lembaga itu mengatakan, sejatinya, insiden ini menyadarkan publik agar mengembalikan lumba-lumba ke habitatnya saat mereka terdampar di pantai.

Tercatat, ada 30 ribu ekor lumba-lumba La Plata atau Franciscana Dolphin di lautan bebas, dan terancam bahaya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas