Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

'Wonder Woman' dari Boyolali Promosi Kuliner di Meksiko

Wonder Woman dari Boyolali Promosi Kuliner di Meksiko. Eni Sulistianingsih

'Wonder Woman' dari Boyolali Promosi Kuliner di Meksiko
Rachmat Hidayat
Rumah Makan milik Ibu Eni di Meksiko 

TRIBUNNEWS.COM,MEKSIKO-Jauh merantau dari kampung halamannya di Boyolali. Namanya Eni Sulistianingsih. Sudah tujuh tahun di Meksiko, membuka Warung Makan yang menyajikan khas segala macam masakan Indonesia.

Eni mengaku sudah kurang lebih tiga tahun usahanya Warung Makan ia kembangkan sendiri. Memiliki tiga karyawan, Eni mengaku bersyukur usahanya berjalan dengan baik.

"Alhamdulillah. Usaha saya berjalan lancar. Saya  wonder women," ujarnya sumringah saat ditanya harus jauh dari kampung halaman.

Usaha makanan milik Eni diberi nama Warung Makan. Terletak di salah satu sudut jalan di Kota Meksiko. Tepatnya di Jalan Peubla antara jalan Gueladahara dengan Cozumel.

Resep masakan khas Indonesia ia sajikan. Rendang, Sate Ayam, tempe, dan berbagai resep masakan Indonesia ada di Warung Makan milik Eni.

Hampir semu orang Indonesia yang berkunjung ke Meksiko, mampir ke Warung Makan milik Eni.

Termasuk para delegasi parlemen Indonesia yang berkunjung ke Meksiko dalam rangka acara Muhibah, dipimpin Wakil Ketua DPR, Fadli Zon.

"Kebanyakan pelanggan saya adalah tamu asing yang pernah atau berkunjung ke Indonesia, merasakan masakan Indonesia," ungkap Eni.

"Mereka yang makan tamu yang berasal dari Eropa, Timur Tengah atau Asia. Orang Meksiko juga ada yang suka masakan khas Indonesia," Eni menjelaskan.

Keberaniannya membuka Warung Makan, Eni mengaku lantaran belum ada orang Indonesia yang berbisnis kuliner di Meksiko.

Ia tak memungkiri, cita rasa orang Meksiko agak sulit untuk bisa menikmati segala macam masakan khas Indonesia.

"Sambil berjalan dan alhamdulillah, sudah berjalan tiga tahun sampai sekarang," aku Eni seraya menjelaskan Rumah Makan miliknya mulai buka pada pukul 11.00 waktu setempat.

Sebelum menjalankan bisnis kuliner, Eni mengaku bekerja sebagai tim promosi dengan orang Indonesia lainnya. 

Mempromosikan berbagai macam khas Indonesia. Kerajinan tangan, mempromosikan batik dan lainnya.

Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas