Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Grup A - Matchday 1
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Jepang Kerahkan Persenjataan Lengkap Bantu Pasukan Perdamaian PBB di Sudan Selatan

Untuk pertama kalinya Jepang mengerahkan persenjataan lengkap bagi pasukan bela diri yang dikirimkan ke Sudan Selatan sebagai pasukan perdamaian PBB.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Jepang Kerahkan Persenjataan Lengkap Bantu Pasukan Perdamaian PBB di Sudan Selatan
Kyodo
Pasukan bela diri Jepang (SDF) di Sudah Selatan pertama kalinya dipersenjatai lengkap. 

Keterbatasan diri ini diberlakukan karena kekhawatiran atas memburuknya situasi keamanan di Sudan Selatan, terutama setelah bentrokan antara pasukan Presiden Salva Kiir dan mantan Wakil Presiden Machar Riek telah menewaskan sedikitnya 300 orang tewas sejak Juli.

Berdasarkan hukum Jepang, SDF tidak dapat dikirim ke daerah-daerah di mana konflik bersenjata berlangsung, tapi Abe dan Inada berpendapat bahwa gencatan senjata masih di tempat yang merupakan kondisi lain untuk penyebaran SDF.

Tokyo juga memiliki kartu truf dalam hal krisis, dapat menarik balik SDF setiap saat keselamatan mereka tidak dapat terjamin aman.

"Kami tidak akan ragu untuk menarik SDF setiap saat," kata Abe dalam sidang parlemen Jepang.

Pada 2012, pemerintah menarik balik segera misi penjaga perdamaian SDF di Dataran Tinggi Golan dengan alasan kondisi keamanan memburuk.

Sementara itu, bentrokan terbaru menunjukkan bahwa melakukan misi penjaga perdamaian di Sudan Selatan merupakan tantangan tersendiri bagi Jepang.

Kenya pekan lalu menarik 1.000 tentara yang dikerahkan ke Sudan Selatan setelah penyelidikan PBB menghasilkan gambaran, menuduh pasukan penjaga perdamaian dan komandan Kenya mereka, Letnan Jenderal Johnson Mogoa Kimani Ondieki, gagal untuk menjaga dengan baik Kota Juba setelah ada serangan hotel selama bentrokan.

Rekomendasi Untuk Anda

Di tengah situasi keamanan yang rapuh di Sudan Selatan, pemerintah Kiir sepakat untuk menerima kekuatan PBB sebagai tentara pelindung sebanyak 4.000 personel.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas