Tribun

Kepala Kantor Pos Jepang Tipu 180 Nasabahnya hingga 890 Juta Yen

Seorang mantan Kepala Kantor Pos di Kota Komoro Perfektur Nagano Jepang berhasil menipu 180 nasabahnya hingga mencapai 890 juta yen.

Editor: Dewi Agustina
Kepala Kantor Pos Jepang Tipu 180 Nasabahnya hingga 890 Juta Yen
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kantor Pos di Kota Komoro Perfektur Nagano 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Seorang mantan Kepala Kantor Pos di Kota Komoro Perfektur Nagano Jepang berhasil menipu 180 nasabahnya hingga mencapai 890 juta yen.

"Kami menyayangkan kejadian tersebut dan memohon maaf sedalamnya kepada para nasabah yang dirugikan dan kita akan lakukan yang terbaik untuk bisa memulihkan kepercayaan kembali dari masyarakat," kata Kepala Kantor Pos Shinsei Jepang, Kamis (17/11/2016) menanggapi kasus penipuan tersebut.

Kepala Kantor Pos di Kota Komoro, Michiko Minamizawa (67), mulai Oktober 2014 hingga Februari 2015 ternyata menipu para nasabah kantor pos tersebut dengan membuat cerita bahwa dengan investasi di kantor pos mereka dapat bunga yang tinggi.

Seorang pria menginvestasikan dana 8 juta yen kepadanya. Namun bunga tak kunjung datang sehingga melaporkan kasusnya ke polisi.

Dari situlah terbongkar kasus Minamizawa tersebut hingga polisi akhirnya mengusut ditemukan ada 180 nasabah yang tertipu oleh cerita investasi menguntungkan tersebut.

Tersangka setelah pengusutan tersebut akhirnya mengakui perbuatannya.

Pengusutan Japan Post ternyata kedapatan bahwa tersangka umumnya menipu kalangan usia lanjut warga Jepang yang semuanya percaya bahwa kantor pos akan memberikan bunga tinggi kepada mereka.

Polisi masih terus melakukan penyelidikan karena adanya benda emas yang dipakai sebagai investasi guna menarik nasabah.

Kerugian lain masih terus ditelusuri kepolisian karena diperkirakan kemungkinan masih ada kerugian lebih besar lagi atas ulah tersangka.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas