Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembajak Pesawat Afriqiyah Airways Berpenumpang 118 Orang Mengaku Membawa Bom

Perdana Menteri Malta, PM Joseph Muscat mengatakan pasukan keamanan langsung bergerak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pembajak Pesawat Afriqiyah Airways Berpenumpang 118 Orang Mengaku Membawa Bom
Youtube
Pesawat Afriqiyah Airways yang membawa 118 orang dibajak dari Libya hingga mendarat di Malta. 

TRIBUNNEWS.COM, MALTA   – Pesawat komersil Libya yakni maskapai Afriqiyah Airways berpenumpang 118 orang telah dibajak dan dipaksa untuk mendarat di Malta.

Oleh media setempat, dilaporkan ada dua pembajak yang terlibat dalam aksi itu.

Mereka mengancam untuk membom pesawat Airbus A320 itu.

Perdana Menteri Malta, PM Joseph Muscat mengatakan pasukan keamanan langsung bergerak.

Baca: Pembajak Pesawat Afriqiyah Airways Berpenumpang 118 Orang Mengaku Punya Granat Tangan

Bandar Udara Internasional Malta mengkonfirmasi melalui Twitter bahwa telah ada "gangguan melanggar hukum" di bandara.

Dikatakan pesan darurat telah dikirim.

Darrin Zammit Lupi, fotografer kantor berita Reuters yang berbasis di Malta, kepada BBC melaporkan bahwa dia melihat sejumlah tentara dan pasukan khusus lengkap dengan kendaraan taktis di tempat kejadian.

Rekomendasi Untuk Anda

Atas kasus ini, beberapa penerbangan ke Malta sedang dialihkan ke pulau Italia Sisilia. (BBC/REUTERS).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas