Tribun

Markas Yakuza Jepang Digerebek Polisi karena Anggotanya Terlibat Pemerasan

Markas mafia Jepang Kobe Yamaguchigumi (KY) digerebek sekitar 40 personel polisi dari Perfektur Wakayama.

Editor: Dewi Agustina
Markas Yakuza Jepang Digerebek Polisi karena Anggotanya Terlibat Pemerasan
Koresponden Tribunnews/Richard Susilo
Markas besar Kobe Yamaguchigumi (KY) pecahan dari Yamaguchigumi. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Markas mafia Jepang Kobe Yamaguchigumi (KY) digerebek sekitar 40 personel polisi dari Perfektur Wakayama karena ada anggotanya, Keiichi Kojima (68) yang terlibat pemerasan ditangkap polisi.

"Tersangka adalah kepala yakuza dari kelompok Nakano gumi yang bermarkas di Sakai dan berafiliasi ke KY. Itu sebabnya markas KY di Awaji Perfektur Hyogo digerebek polisi," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (14/7/2017).

Kojima dituduh melakukan pemerasan terhadap seorang lelaki usia 20 tahun. Namun tersangka mengakui tidak pernah ingat melakukan hal tersebut.

"Tidak ingat saya pernah melakukan pemerasan," kata dia kepada polisi penyelidik.

Namun dari berbagai bukti yang ada terutama dari korban, polisi akhirnya menangkap Kojima dan masih terus menelusuri jaringan pemerasan lain yang kemungkinan juga dilakukan Kojima kepada pihak lain serta arus uangnya.

Itulah sebabnya selain penggerebekan polisi juga menyita berbagai dokumen penting sebagai barang bukti di markas KY tersebut guna melihat keterkaitan, terutama arus uang Nakano gumi menyetor ke KY yang biasa disebut uang setoran itu dengan julukan Jonokin.

Info lengkap yakuza dapat dibaca di www.yakuza.in.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas