Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Giliran Badai Irma Mengancam Wilayah Amerika Serikat

Lokasi serangan badai Irma berada sekitar 1.845 mil bagian timur Pulau Leeward dan memiliki kekuatan angin maksimum 115 mph.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Giliran Badai Irma Mengancam Wilayah Amerika Serikat
HOUSTON CHRONICLE
Mobil-mobil terendam oleh Badai Harvey yang menyerang Houston, AS 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasca-serangan badai Harvei, ancaman badai baru datang lagi. Badai kali ini dinamakan Irma. Menurut Pusat Badai Nasional (NHC) Amerika Serikat, Kamis (31/8/2017), badai keempat yang muncul dalam musim badai Atlantik 2017 ini terus menguat di kawasan timur Atlantik untuk kemudian menjadi badai dengan Kategori 3.

Badan yang berpusat di Miami itu juga mengingatkan, kekuatan Irma diprediksi akan terus meningkat dan diramal akan menjadi badai paling berbahaya dalam beberapa hari ke depan.

NHC mengatakan, lokasi serangan badai Irma berada sekitar 1.845 mil bagian timur Pulau Leeward dan memiliki kekuatan angin maksimum 115 mph.

NHC juga memproyeksi, badai ini tengah menuju wilayah AS Puerto Rico, Republik Dominika, Haiti, dan akan tiba di daratan pada pertengahan pekan depan.

Berdasarkan laporan Miami Herald, saat ini, kekuatan Irma berada di Kategori 3 dan akan naik menjadi Kategori 4 dalam lima hari ke depan.

Sementara, laporan The Weather Channel mengatakan, Irma tidak akan mencapai kepulauan Karibia Lesse Antilles hingga pertengahan pekan depan. Dan saat ini, masih terlalu dini memprediksi apakah badai ini merupakan ancaman ke AS atau tidak.

"Meski demikian, ada potensi terjadinya tanah longsor di AS di seluruh wilayah-wilayah yang terkena dampak badai dalam beberapa hari ke depan," demikian seperti yang dikutip dari The Weather Channel.

Rekomendasi Untuk Anda

Barratut Taqiyyah Rafie/Sumber: CNBC
 

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas