Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perjuangan Bocah 12 Tahun Bertinggi Badan 2,3 Meter Melawan Maut

Sebab jika dibiarkan, pertumbuhan tak lazim itu bisa mengganggu kinerja organ tubuh lain, hingga akhirnya berujung pada kematian.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Perjuangan Bocah 12 Tahun Bertinggi Badan 2,3 Meter Melawan Maut
Daily Mail
Gabriel Gomes, remaja 12 tahun asal Brasil, menderita gigantisme yang membuatnya tumbuh sangat tinggi. (Daily Mail) 

TRIBUNNEWS.COM, BRASILIA - Tinggi badan Gabriel Gomes sudah mencapai 2,3 meter.

Usia Gabriel Gomes baru 12 tahun.

Demi menghentikan pertumbuhan tulangnya, Gabriel Gomes yang disebut menderita gigantisme, harus menjalani operasi otak yang penuh risiko.

Sebab jika dibiarkan, pertumbuhan tak lazim itu bisa mengganggu kinerja organ tubuh lain, hingga akhirnya berujung pada kematian.

Gigantisme merupakan kelainan yang disebabkan oleh tumor di kelenjar piuitari, yang memicu hormon pertumbuhan secara berlebih.

Baca: Romo Benny: Romo Magnis Sesak Nafas Saat Ceramah

Kondisi yang sama juga diderita Richard Keil, seorang aktor yang berperan di film The Spy Who Loved Me.

Rekomendasi Untuk Anda

Musuh Bond itu didiagnosa mengalami akromegali.

Akromegali adalah istilah penyakit "raksasa" yang didapati saat usia dewasa.

Sementara, gangguan perkembangan serupa yang didapati sebelum fase pubertas dikenal sebagai gigantisme.

Berpikir mati

Gabriel menjelaskan bagaimana tinggi badannya mempengaruhi kondisi jasmani dan emosionalnya.

"Tinggi badanku sangat menganggu, aku ingin hidup normal," kata dia seperti dikutip Daily Mail, Kamis (19/10/2017).

"Aku merasakan sakit, dan kakiku nyeri sekali. Terkadang, punggungku terasa sakit karena bungkuk," lanjut dia.

Bocah itu mengaku ingin terlihat seperti anak usia 12 tahun lainnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas