Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sejumlah Siswi Sekolah Hamil di Luar Nikah, Tanzania Buru Ayah Bayi

Otoritas Tanzania memburu pria-pria yang bertanggungjawab atas kehamilan sejumlah siswi sekolah yang hamil di luar nikah.

Sejumlah Siswi Sekolah Hamil di Luar Nikah, Tanzania Buru Ayah Bayi
Africa News

TRIBUNNEWS.COM, MTWARA - Otoritas Tanzania memburu pria-pria yang bertanggungjawab atas kehamilan sejumlah siswi sekolah yang hamil di luar nikah.

Sebanyak lima siswi hamil di Tandahimba, Mtwara, ditangkap kepolisian setempat sebelum akhirnya dibebaskan setelah membayar jaminan.

Penangkapan dilakukan atas perintah Komisaris Distrik Sebastian Waryuba dalam upaya memberantas kehamilan di usia remaja yang merebak terjadi di daerah tersebut.

Menurut Sekretaris Administratif Distrik Mohamed Azizi, otoritas setempat tengah mencari para pria yang menjadi ayah dari bayi-bayi yang masih dalam kandungan tersebut.

Para pria itu diduga menghilang setelah perintah penangkapan dikeluarkan.

"Kami berhasil menangkap para siswi beserta orangtuanya, namun sayangnya para pria yang menghamili siswi-siswi tersebut melarikan diri dan kini kami memburu mereka," kata Azizi.

Azizi mengatakan, penangkapan terhadap para siswi dan orangtua dilakukan untuk memberikan efek jera.

"Kami melakukannya demi mencegah tindakan serupa kembali dilakukan," jelasnya.

Upaya memberantas kehamilan di usia remaja dan kerap terjadi di kalangan pelajar sekolah memang tengah digalakkan oleh Pemerintah Tanzania.

Semua akibat perolehan data pemerintah, yang menyatakan bahwa ada 50 pelajar yang hamil di luar nikah selama dua tahun terakhir.

Tidak hanya pria yang menghamili para siswi, Presiden Tanzania John Magufuli juga memberlakukan hukuman tegas bagi siswi-siswi yang hamil di usia dini.

Para siswi yang ketahuan hamil, bahkan sampai sudah melahirkan anak, dilarang untuk bersekolah.

Magufuli berpendapat, pelajar yang hamil atau memiliki anak akan kesulitan untuk mengikuti jam pelajaran di sekolah, terutama karena kesibukan untuk mengasuh anak.

Sedangkan bagi pria-pria yang menghamili remaja usia sekolah akan dikenakan hukuman penjara. (Africa News/Nairobi News)

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas