Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ojek Jenazah Lagi Tren di Afrika Karena Lebih Murah daripada Ambulans

Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak transportasi umum yang bisa kita pilih untuk bepergian.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Ojek Jenazah Lagi Tren di Afrika Karena Lebih Murah daripada Ambulans
Tribun Bogor
Ojek jenazah 

TRIBUNNEWS.COM, AFRIKA - Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak transportasi umum yang bisa kita pilih untuk bepergian.

Sebut saja bus, kereta, angkot hingga ojek.

Satu hal yang paling menarik saat ini adalah keberadaan ojek.

Terlebih setelah adanya ojek online yang semakin praktis karena bisa dipesan lewat aplikasi.

Ojek online pun sekarang punya banyak fasilitas, mulai dari pembelian tiket, makanan dan layanan pesan antar lainnya.

Baca: Cerita Tukang Ojek Online yang Melihat Penampakan di Rumah Raffi Ahmad

Namun, adakah di antara travelers yang pernah dengar ojek untuk mengantarkan jenazah?

Rekomendasi Untuk Anda

Ya, itulah yang terjadi di Afrika.

Di benua ini, trend ojek bukan lagi mengantar kita 'yang masih hidup' bepergian tapi juga bisa mengantar jenazah ke rumah peristirahatan.

Dirangkum TribunTravel dari laman tvcontinental.tv (25/4/2018), berikut beberapa fakta di balik ojek jenazah yang viral di Afrika.

1. Pertama booming di Kongo dengan sebutan Boda-boda

Mengantar jenazah dengan motor atau yang bisa kita sebut 'ojek jenazah' ini awalnya viral di media sosial.

Foto yang dibagikan di laman Facebook PK Kasirim tersebut memperlihatkan jenazah diboncengkan di sepeda motor dibalut kain warna hijau.

Diketahui kejadian ini ternyata terjadi di Republik Kongo.

Di negara itu, angkutan jenazah dengan motor disebut boda-boda.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas