Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Najib Razak Digeser, Posisi Ketua UMNO Kini Dipegang Ahmad Zahid Hamidi

Najib memperingatkan, jangan sampai partai UMNO ikut terseret dalam kasus tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Najib Razak Digeser, Posisi Ketua UMNO Kini Dipegang Ahmad Zahid Hamidi
THE MALAYSIAN INSIGHT
Ahmad Zahid Hamidi 


Laporan Reporter Kontan, Ferrika Sari 

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR -  Ahmad Zahid Hamidi terpilih sebagai pimpinan UMNO (United Malays National Organisation), dalam pemilihan ketua partai di Kuala Lumpur Malaysia, Sabtu (30/6).

Pria keturunan Yogyakarta Jawa Tengah ini, berhasil menggantikan Najib Razak yang sebelumnya menduduki posisi tertinggi di partai tersebut.

Artinya, pergantian pimpinan baru ini adalah bentuk reformasi setelah kekalahan UMNO yang mengejutkan di Pemilu Mei lalu, dan juga mengakhiri masa pemerintahan Najib selama enam dekade.

Mengutip Bloomberg, Sabtu (30/7/2018), Zahid memenangi 78 sudah suara dalam pemilihan pimpinan UMNO. Sekretaris Jenderal UMNO Adnan Tengku Mansor mengatakan, ada 34 divisi yang menghitung total jumlah suara sebesar 190, dengan satu suara yang didiskualifikasi karena terlalu banyak perbedaan.

Awalnya, voting ini memilih lima kandidat termasuk Menteri Olahraga dan Pemuda Khairy Jamaluddin dan mantan Menteri Keuangan Tengku Razaleigh Hamzah. Sebenarnya, dalam perhitungan tidak resmi, ada 93 suara yang memilih Zahid.

Pada tahun 2015, Najib Razak memecat Wakil Perdana Menteri Wahyiddin Yassin dan menggantikannya dengan Ahmad Zahid Hamidi.

Ahmad Zahid Hamidi
Ahmad Zahid Hamidi
Rekomendasi Untuk Anda

Pemecatan itu dilakukan karena Muhyiddin dianggap terlalu terbuka membicarakan kasus korupsi yang terjadi di perusahaan milik negara 1Malaysia Developmnet Bhd (1MDB) yang diduga melibatkan Najib.

Sementara di pemerintahan, Zahid terakhir memegang jabatan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri Malaysia.

Baca: Tjahjo Kumolo: Meski Terjerat Kasus Hukum, Kepala Daerah yang Menang Pilkada Tetap Bisa Dilantik

Atas kemenangan itu, Zahid mengambil tugas Nazib, setelah mantan Perdana Menteri itu berhenti sebagai presiden partai.

Pembekuan rekening UMNO

Jumat lalu, penyidik Malaysia membekukan sejumlah rekening bank, termasuk rekening UMNO, karena dinilai ada dana gelap IMDB yang mengalir ke kas partai.

Atas hal itu, Zahid mengatakan, pihaknya akan berusahaan membuktikan bahwa keuangan partai tidak berkaitan dengan transaksi ilegal 1MDB.

Najib memperingatkan, jangan sampai partai UMNO ikut terseret dalam kasus tersebut.

“Itu adalah tindakan yang tidak masuk akal dengan membekukan rekening bank sehingga bisa menggangu kegiatan dan pembangunan kembali partai oposisi,” kata Najib dalam postingan Facebook, Sabtu (30/7/2018).

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas