Krisis Venezuela: 'Mengapa saya tetap setia kepada Nicolas Maduro'
Seorang perempuan muda Venezuela menjelaskan alasan tetap setia kepada Presiden Nicolas Maduro, sosok yang dituduh korupsi, pemerintahannya
Lalu Maduro mengajukan Majelis Konstituen Nasional pada tahun 2017 dan mereka (pihak oposisi) tidak ikut terlibat. Mereka memutuskan untuk meninggalkan sebuah ruang kosong, dan dalam politik, tak ada ruang kosong.
Kami punya ribuan masalah. Kami membahas masalah-masalah lama kami, tetapi kami bahkan tidak pernah memperdebatkan masalah demokrasi. Masyarakat di negara maju membahas isu aborsi, hak-hak perempuan.
Kami tidak mencapai titik itu, karena beberapa pejabat lupa tentang politik.
Dugaan pelanggaran hak asasi manusia
Investigasi terhadap Pasukan Keamanan Nasional Venezuela sedang dilakukan, tapi saya rasa proses tersebut terhambat penundaan-penundaan yang seperti biasa terjadi dalam sistem peradilan Venezuela.
Saya rasa penyiksaan bukan dilakukan secara sistemik maupun (atas) kebijakan pemerintah.
Pembunuhan terhadap orang-orang di daerah miskin oleh pasukan keamanan? Saya tidak percaya berita-berita yang beredar tahun ini. Saya merasa bahwa satu-satunya krisis yang ada tahun ini adalah pers, karena saya tidak melihat mereka di lapangan. Ini terjadi di Suriah, ini terjadi di Irak. Saya berkeliling Caracas dan saya merasa ini tidak nyata.
Masalah ini tidak diselesaikan oleh chavismo, yang meyakini bahwa dengan memberikan lingkungan sosial yang lebih baik, maka tingkat kekerasan dapat berkurang. Ini tidak terjadi, sebaliknya, justru semakin buruk. Ada daerah-daerah di mana pemerintah tidak berkuasa.
Pasukan bersenjata pro-pemerintah
Saya tidak akan menyangkal bahwa mereka ada. Masyarakat yang tinggal di luar negeri tak akan mengerti dari mana mereka berasal.
Saya tidak membenarkan mereka dan saya pikir Anda tidak perlu senjata untuk berpolitik. Tapi orang-orang ini menggunakan pistol sejak Caracazo (pemberontakan tahun 1989 yang direpresi secara kejam oleh pasukan keamanan). Ini cara orang Venezuela berpolitik. Mereka membela diri.
Saya tidak terima diberitahu bagaimana caranya saya mengurus diri saya sendiri. Itu sebabnya saya tidak berani pergi ke 23 de Enero (kawasan masyarakat chavista miskin di Caracas) untuk memberitahu apa yang seharusnya mereka lakukan. Anda harus memahami Venezuela.
Meskipun kami diberitahu (pemerintah-pemerintah sebelumnya) bahwa kami adalah sebuah negara dengan demokrasi yang sempurna dan bahwa ketika terjadi surplus minyak (di tahun 1960-an dan 1970-an) kami mencapai stabilitas ekonomi yang bagus sekali, kami punya utang sejarah yang harus diselesaikan. Penyelundupan di perbatasan dan valuasi berlebihan mata uang bukanlah masalah baru.
Ketika mereka bertanya kenapa saya seorang chavista, alasan saya karena secara politik tak ada pilihan lain.
Tuduhan korupsi
Kita harus bergerak menuju transparansi yang lebih baik dalam prosesnya, karena kurangnya transparansi akan menciderai legitimasi.
Korupsi terasa sangat mengganggu karena sekarang sudah sangat sedikit uang yang beredar. Tetapi pun jika uang beredar lebih banyak, maka korupsi pun lebih subur. Sekarang kita menyadarinya karena kita tidak punya uang.
Baca tanpa iklan