Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

'Karena tidak divaksin, rahang saya pernah terkunci dan bahu tercengkeram'

Kisah Meredith, seorang perempuan Australia yang tidak mendapat vaksin waktu kecil dan akibat yang dideritanya hingga ia dewasa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ibu tahu saya menderita batuk rejan, tapi tak berkata banyak. Ia khawatir sekali dan sempat menawarkan diri ke Brisbane untuk merawat saya.

Ibu paham gawatnya batuk rejan yang saya alami, tapi ia tak mampu melihat bahwa jika saya divaksinasi waktu kecil, mungkin saya tak pernah kena penyakit yang menyiksa itu.

Suntikan dan obaty
BBC

Baru-baru ini saja saya akhirnya mendapat vaksinasi - yang seharusnya saya dapatkan ketika kecil.

Vaksinasi untuk orang dewasa di Australia termasuk mahal, saya harus membayar Aus$200 (sekitar Rp1,9 juta) untuk vaksinasi Hepatitis B.

Lalu saya mulai menjalani vaksinasi Difteri, Polio, Meningococcal ACWY, dan Human Papillomavirus (HPV).

Belakangan ini, ibu tampak tak terlalu ketat soal obat. Ia menderita sepsis 15 tahun lalu, dan mulai berobat. Namun ia tetap sangat sensitif ketika keyakinannya terhadap hal mistik disinggung.

Saya berharap bisa mengatasi itu dari ibu, tapi setiap kali pembicaraan soal itu disinggung, ia marah dan menangis.

Rekomendasi Untuk Anda

Siapa yang ingin melihat ibunya seperti itu?

Ilustrasi oleh Emma Russell

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 3/3
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas