Menginjak Ranjau dalam Perjalanan ke Sekolah, 9 Anak Tewas
Menginjak ranjau dalam perjalanan ke sekolah, sembilan bocah di Afghanistan tewas.
Editor:
Pravitri Retno W
Naik 42 persen dibanding sebelumnya.
PBB menyatakan, jumlah itu terjadi karena adanya "elemen anti-pemerintah" seperti Taliban, yang memberi perlawanan selama 18 tahun terakhir.
Kelompok pemberontak itu sering menggunakan bom hingga ranjau untuk menyasar tentara Afghanistan.
Namun senjata itu juga melukai warga sipil.
April lalu, misalnya.
Tujuh anak tewas dan 10 lainnya terluka di Provinsi Laghman ketika mortar meledak tatkala mereka sedang bermain.
Konflik bertahun-tahun membuat Afghanistan dipenuhi ranjau, roket, maupun mortar, di mana semuanya ditemukan oleh anak-anak yang penasaran.
(KOMPAS.com/Ardi Priyatno Utomo)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "9 Anak Tewas di Afghanistan Terkena Ledakan Ranjau Saat Berangkat ke Sekolah"
Baca tanpa iklan