Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Belajar Dari Hebohnya Kasus Reynhard Sinaga, Begini Tips Sembuhkan Trauma Akibat Pemerkosaan

Belajar dari kasus predator seks terbesar dalam sejarah Inggris yang melibatkan WNI Reynhard Sinaga, Ini tips sembuhkan trauma akibat pemerkosaan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Inza Maliana
zoom-in Belajar Dari Hebohnya Kasus Reynhard Sinaga, Begini Tips Sembuhkan Trauma Akibat Pemerkosaan
IST/Mirror.co.uk
Reynhard Sinaga yang Terlibat dalam 159 Kasus Perkosaan, Terbesar dalam Sejarah Kejahatan Seksual di Inggris. 

TRIBUNNEWS.COM - Baru-baru ini, Indonesia heboh dengan kasus pemerkosaan terbesar dalam sejarah Inggris.

Pasalnya, kasus pemerkosaan tersebut melibatkan seorang warga negara Indonesia bernama Reynhard Sinaga.

Pria bernama Reynhard Sinaga dikabarkan dihukum seumur hidup karena terbukti bersalah dalam 159 kasus pemerkosaan.

Pria yang lahir di Jambi tersebut diketahui melakukan serangan seksual terhadap 48 korbannya.

Korban dari Reynhard Sinaga berjenis kelamin laki-laki.

Dilansir melalui The Guardian, di antara 159 kasus tersebut, ada 136 dakwaan pemerkosaan dengan kasus berulang.

Tindakan bejat Reynhard direkam melalui dua kamera ponselnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Hingga kini pihak kepolisian setempat belum mengidentifikasi 70 korban lainnya.

Reynhard Sinaga dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dengan jangka waktu minimal 30 tahun, pada Senin (6/1/2020).

Korbannya pun banyak yang tidak menyadari tindakan Reynhard karena diberi minuman khusus yang bercampur obat bius.

Akhirnya, korban sadar setelah diberitahu oleh polisi, mereka pun mengalami trauma.

Memang dampak dari korban pemerkosaan tidak bisa dibendung lagi sakitnya.

Mereka akan mengalami trauma fisik dan emosional.

Pemulihan pasca serangan seksual juga membutuhkan waktu.

Proses penyembuhannya bergantung dari masing-masing orang.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas