Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

1.300 Petugas Medis di China Dinyatakan Terinfeksi Virus Corona

Otoritas kesehatan China mengumumkan bahwa 1.303 pekerja medis telah didiagnosis atau diduga menderita penyakit karena virus corona.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco

Infeksi di antara petugas medis telah memicu kemarahan yang meluas, terutama setelah diketahui bahwa beberapa dokter telah memperingatkan bahaya virus corona tetapi diabaikan atau dibungkam.

Pembungkamana dirasakan Li Wenliang, dokter mata di Rumah Sakit Pusat Wuhan, meninggal pada 7 Februari setelah tertular virus dari pasien katarak pada awal Januari.

Li diberitahu oleh polisi untuk tidak berbicara tentang wabah setelah pesan yang dia kirim ke alumni sekolah kedokteran tentang "virus mirip-Sars" dibagikan secara online.

China News Weekly pada minggu lalu menyebutkan, lebih dari 230 staf di rumah sakit yang sama dengan Li terinfeksi virus corona.

Laporan itu mengatakan bahwa salah satu rekan Li dibungkam oleh pihak berwenang setelah dia dua kali mencoba memberi tahu rumah sakit tentang kemungkinan penularan dari manusia ke manusia.

Dibungkam

Ai Fen, direktur departemen darurat rumah sakit, mengatakan bahwa dia ditegur oleh komite disiplin rumah sakit pada 2 Januari 2020 setelah dia memberi tahu rumah sakit pada 30 Desember dan 1 Januari tentang kasus dugaan penularan dari manusia ke manusia pada pasien.

Rekomendasi Untuk Anda

“Anda tidak memiliki prinsip profesional, Anda menciptakan rumor dan menyebabkan masalah. Perilaku Anda yang tidak bertanggung jawab menciptakan kepanikan sosial, dan memengaruhi pertumbuhan dan stabilitas Wuhan,” kata ketua komite itu kepada Ai Fen seperti dikutip dari South China Morning Post.

Setelah Ai didisiplinkan, Rumah Sakit Pusat Wuhan memerintahkan semua staf untuk tetap diam tentang wabah corona.

Ai menambahkan bahwa, meskipun terjadi lonjakan kasus virus corona pada awal Januari, sebagian besar staf rumah sakit menurunkan kewaspadaan mereka karena dipercayai sebelum 15 Januari bahwa tidak ada penularan dari manusia ke manusia.

Komisi kesehatan Wuhan pertama kali mengumumkan 27 kasus "pneumonia" pada 31 Desember, tetapi mengatakan bahwa tidak ada bukti penularan dari manusia ke manusia.

China baru mengkonfirmasi penularan dari manusia ke manusia pada 20 Januari 2020, setelah tiga hari Wuhan, kota dengan populasi 11 juta jiwa dikarantina.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "1.300 Petugas Medis di China Terinfeksi Virus Corona"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas