Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kisah Wanita Asal London Gabung ISIS, Baru Tahu Kehilangan Kewarganegaraan: Hancur Berantakan

Kisah Wanita Asal London Kehilangan Kewarganegaraan demi Gabung dengan ISIS Saat Usia 15 Tahun, Hatinya Hancur Saat Tahu dari Wartawan

Kisah Wanita Asal London Gabung ISIS, Baru Tahu Kehilangan Kewarganegaraan: Hancur Berantakan
James Longman / ABC News via Twitter
SB berfoto di tendanya di kamp pengungsi al-Roj di timur laut Suriah. 

TRIBUNNEWS.COM - Wanita dari London, berinisial SB menikah dengan anggota ISIS saat berusia remaja.

SB baru mengetahui telah kehilangan kewarganegaraannya dari seorang jurnalis.

Wanita terebut mengaku dunianya hancur berantakan ketika ia tahu kewarganegaraan hilang.

SB berbicara kepada ABC News, James Longman di kamp al-Roj yang dikelola Pasukan Demokrat Suriah di Suriah timur laut.

"Ketika kewarganegaraan saya ditolak, saya merasa seluruh dunia saya hancur berantakan tepat di depan saya," kata SB kepada ABC News yang dikutip Tribunnews.com melalui alarabiya.

"Terutama cara saya diberitahu. Saya bahkan tidak diberi tahu oleh pejabat pemerintah," katanya.

"Saya harus diberi tahu oleh wartawan," tuturnya.

SB berfoto di tendanya di kamp pengungsi al-Roj di timur laut Suriah.
SB berfoto di tendanya di kamp pengungsi al-Roj di timur laut Suriah. (James Longman / ABC News via Twitter)

SB menambahkan, ia berpikir mungkin akan mendapat perlakukan berbeda.

Hal tersebut lantaran ia tidak melakukan kesalahan sebelum bergabung dengan ISIS.

Selama wawancara berlangsung, SB mengatakan bahwa ketika pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi terbunuh, beberapa wanita di kamp pengungsi saat itu mengaku merayakan kematiannya.

Halaman
1234
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas