Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

3 Orang Tewas dalam Aksi Protes UU Kewarganegaraan Tepat Sebelum Kedatangan Donald Trump di India

3 orang tewas dalam aksi protes di Delhi terkait undang-undang kewarganegaraan baru yang kontroversial.

Baca: Pria di India Hampir Terlindas Kereta Gara-gara Bikin Video TikTok, Dihujat Netizen hingga Menteri

Undang Undang Kewarganegaraan Baru Citizenship Amendment Act (CAA)

Masih dilansir BBC.com, puluhan ribu orang di kota-kota di seluruh India yang merupakan mayoritas Hindu memprotes undang-undang baru, Citizenship Amendment Act (CAA).

Aksi itu dilakukan atas dasar solidaritas kepada umat Muslim yang dinilai dirugikan oleh undang-undang baru itu.

Anggota parlemen mengatakan Citizenship Amendment Act (CAA) dibuat untuk membantu kelompok minoritas di negara-negara tetangga India yang mengalami persekusi.

Protes Anti CAA di Jerman
Protes Anti CAA di Jerman (Twitter/@AnticaaD)

Mereka akan dipermudah jika ingin menjadi warga negara India.

Namun, aturan tersebut tidak belaku bagi warga Muslim.

Modi mengatakan undang-undang itu dibuat untuk melindungi kaum minoritas yang tertindas.

Sementara para kritikus mengatakan undang-undang itu adalah bagian dari upaya meminggirkan Muslim.

Kekerasan di wilayah mayoritas Muslim di timur laut Delhi dimulai pada hari Minggu dan berlanjut hingga hari Senin.

Halaman
1234
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas