Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kisah Mantan Anggota Yakuza Jepang Tetap Bertahan Hidup Tanpa Asuransi

Kehidupan Gokudo atau yakuza (mafia Jepang) semakin bertambah sulit saat ini, namun tetap bertahan tanpa asuransi sekalipun.

Kisah Mantan Anggota Yakuza Jepang Tetap Bertahan Hidup Tanpa Asuransi
Foto RKB Radio
Takashi Nakamoto (54), 30 tahun di Kudokai, sejak 2017 jadi pengusaha restoran udon yang terkenal di Kokura Kita Kyushu Jepang 

Sebagai gambaran kehidupan tanpa asuransi, untuk periksa gigi saja tanpa diberikan obat, dengan asuransi umum (kokumin kenko hoken) maka harus bayar sedikitnya 1.500 yen.

1.500 yen atau 30 persen yang dibayar. Artinya, kalau dilihat gigi saja, diperiksa, tanpa asuransi, maka harus bayar sekitar 5.000 yen atau sekitar Rp 800.000.

Rapat Badan Intelijen Jepang khusus menangani yakuza memutuskan pemberian predikat Geng Konflik Khusus kepada Yamaguchigumi, Jumat (20/12/2019).
Rapat Badan Intelijen Jepang khusus menangani yakuza memutuskan pemberian predikat Geng Konflik Khusus kepada Yamaguchigumi, Jumat (20/12/2019). (NHK)

Apalagi kalau diberikan obat dan juga dilakukan tindakan.

Kehidupan yang sangat sulit bagi ex yakuza yang ingin kembali ke masyarakat juga terlihat dari data yang ada saat ini.

Dari sekitar 600 orang per tahun yang kembali ke masyarakat, hanya 10 persen maksimal atau 60 orang maksimal yang akhirnya bida diterima di masyarakat, bekerja seperti biasanya, meskipun kadang harus menyembunyikan identitas dirinya sebagai mantan yakuza.

Apabila ketahuan mantan yakuza, umumnya warga Jepang akan menghindar dan kalangan ex-yakuza tersebut akan menghadapi kesulitan hidup.

Baca: Kronologi Jenazah Pria Terlantar 7 Jam di Depan Puskesmas, Dibawa Keluarga, Seminggu Sakit

Baca: Detik-detik Bocah Terperosok Lubang Parit saat ke ATM, Hanyut Terbawa Arus Disaksikan Ibunya

Bukan hanya kesulitan tanpa asuransi dalam 5 tahun setelah lepas dari yakuza, kalangan eks Yakuza juga tetap tak bisa buka akun bank dalam lima tahun tersebut.

Semua itu bisa dicover oleh asuransi dan bisa buka akun bank, seandainya ada semacam penjamin dari pihak "orang besar" seperti anggota polisi sehingga kehidupannya bisa kembali ke masyarakat 100 persen.

Polisi sedang melakukan penyidikan pada lokasi penembakan pimpinan yakuza Keiichi Furukawa (59) dari Kobe yamaguchigumi kemarin (27/11/2019) di Amagasaki.
Polisi sedang melakukan penyidikan pada lokasi penembakan pimpinan yakuza Keiichi Furukawa (59) dari Kobe yamaguchigumi kemarin (27/11/2019) di Amagasaki. (Maidona News)

"Untuk itu tentu harus bisa membuktikan kepada polisi selama sedikitnya 5 tahun bahwa eks-yakuza tersebut memang telah berbuat baik dan banyak serta positif bagi masyarakat sekitarnya," kata dia.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas